Workshop PRIA 2026 Soroti Urgensi GEO Humas
- 18 Feb 2026 21:41 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Humas Indonesia menggelar Workshop Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang menyoroti urgensi implementasi Generative Engine Optimization (GEO) bagi praktisi hubungan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian PRIA 2026.
Workshop tersebut menghadirkan Chief Operating Officer (COO) Burson Indonesia, Harry Deje, serta Managing Director Burson Indonesia, Shirley Tangkilisan, sebagai narasumber. Keduanya membahas perubahan lanskap komunikasi akibat berkembangnya mesin pencari berbasis kecerdasan buatan.
Dilansir dari laman website Humas Indonesia, Rabu, 18 Februari 2026 Harry Deje menegaskan bahwa peran humas harus beradaptasi dengan teknologi AI. “Kini publik tidak lagi hanya mengandalkan mesin pencari konvensional, tetapi juga platform berbasis generative AI untuk mendapatkan informasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, GEO menjadi pendekatan penting agar konten organisasi dapat dikenali dan direkomendasikan sistem AI. Menurutnya, strategi ini berbeda dari SEO (Search Engine Optimization) karena lebih menekankan pada konteks, kredibilitas, dan struktur informasi.
Sementara itu, Shirley Tangkilisan menambahkan bahwa kualitas konten menjadi kunci utama. “Konten harus berbasis data, memiliki otoritas, dan disusun dengan narasi yang jelas agar relevan dalam ekosistem AI,” katanya.
Workshop ini diikuti praktisi humas korporasi dan instansi pemerintah. Peserta diajak memahami bagaimana menyusun pesan yang adaptif terhadap algoritma generatif.
Melalui diskusi dan studi kasus, peserta memperoleh gambaran implementasi GEO dalam strategi komunikasi. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga reputasi dan visibilitas lembaga di era digital.
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas humas Indonesia. Implementasi GEO menjadi langkah strategis menghadapi perubahan perilaku publik dalam mengakses informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....