Moderasi Beragama Bukan Mengubah Ajaran, tetapi Mengubah Cara Pandang
- 22 Sep 2026 16:32 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Moderasi beragama bukan berarti mengubah ajaran agama maupun mengurangi keyakinan umat terhadap agama yang dianut. Moderasi beragama lebih menekankan pada cara pandang dan sikap umat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat yang memiliki keberagaman agama dan keyakinan.
Ustadz Liberny, Kepala KUA Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Dialog Moderasi Beragama Pro 1, Selasa, 22 September 2026 mengatakan, sikap moderat diperlukan agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Menurutnya, kehidupan beragama harus dibangun dengan semangat saling menghormati dan menjaga kerukunan.
“Anggapan bahwa yang terpenting adalah hidup damai dan tidak saling mempermasalahkan bukan berarti mencampur adukkan ajaran agama. Moderasi beragama tetap menempatkan setiap umat untuk menjalankan keyakinannya masing-masing. Bukan mengubah ajaran-ajaran agama. Yang diubah itu adalah cara pandang umat beragamanya dalam kehidupan sehari-hari agar kita tetap lebih rukun dan saling menghormati,” ujar Ustadz Liberny.
Ustadz Liberny juga menambahkan, ekstremisme dalam kehidupan beragama dapat muncul ketika seseorang memandang perbedaan sebagai sesuatu yang harus dihilangkan atau bahkan dihancurkan. Karena itu, komunikasi yang sehat antarpemeluk agama menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kerukunan.
“Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang memiliki keberagaman agama. Kondisi ini membutuhkan sikap saling menghormati, sehingga setiap umat dapat menjalankan ajaran agamanya tanpa mengganggu kebebasan umat lainnya. Lalu moderasi beragama ini dikaitkan dengan surah Al-Baqarah ayat 143, yang menggambarkan umat Islam sebagai Ummatan Wasathan, ataupun umat yang berada diposisi tengah, adil dan dapat menjadi saksi bagi manusia,” kata Ustadz Liberny.
Moderasi beragama, bukan berarti menganggap semua ajaran agama sama. Sikap moderat justru mengajarkan umat untuk tetap teguh terhadap keyakinannya, sekaligus mampu menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sosial.
Dengan komunikasi yang baik dan sikap saling menghormati, moderasi beragama dapat memperkuat kerukunan serta menciptakan hubungan yang harmonis antarumat beragama. Moderasi beragama juga diharapkan mampu menjaga kehidupan yang damai, toleran dan harmonis ditengah kemajemukan masyarakat Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....