Pemkab Taput Matangkan Pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu Sijabah
- 31 Agt 2026 13:08 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Utara - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mematangkan rencana teknis pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu Sijabah seluas lima puluh hektare. Langkah strategis pengembangan pertanian modern tersebut dibahas dalam seminar hasil uji kelayakan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Kawasan agropolitan yang berlokasi di Kecamatan Siborongborong ini dirancang menjadi pusat pertanian modern serta kawasan agrowisata. Pertemuan ini memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memajukan perekonomian rakyat berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Henry Sitompul menyampaikan bahwa kedekatan lokasi kawasan dengan Bandara Internasional Silangit memberikan keunggulan distribusi. "Kedekatan kawasan Sijabah dengan Bandara Silangit modal besar kita untuk mendistribusikan komoditas unggulan," kata Henry Sitompul.
Pembangunan fisik lahan pertanian menggunakan konsep ekonomi sirkular ramah lingkungan untuk menekan biaya produksi komoditas. "Pendekatan ini secara konsisten mengarahkan Tapanuli Utara menuju penerapan sistem pertanian hijau," tambah Henry Sitompul.
Pengelolaan teknis lapangan bakal melibatkan generasi muda terlatih yang tergabung dalam wadah kelompok petani milenial. "Integrasi riset ilmiah dan teknologi modern diyakini membawa kesejahteraan langsung bagi para petani," tegas Henry Sitompul.
Penyusunan kajian kelayakan proyek dikawal langsung oleh tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Pemerintah daerah juga membuka peluang investasi swasta untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian unggulan.
Sinergi riset akademis dan dukungan regulasi daerah menjadi fondasi utama mewujudkan kemandirian pangan kawasan Tapanuli Utara. Kawasan terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani lokal sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....