Waspada Angin Kencang, Kenali Tanda Cuaca Ekstrem

  • 20 Agt 2026 14:33 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - SPADA Pro 2 RRI Sibolga mengangkat tema tanggap bencana pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pembahasan dengan topik “Cuaca Ekstrem, Angin Kencang: Yuk Tingkatkan Kesiapsiagaan” mengajak masyarakat mengenali risikonya.

Angin kencang perlu diwaspadai karena dapat menumbangkan pohon dan merusak berbagai bangunan. Kondisi tersebut juga berpotensi mengancam keselamatan masyarakat ketika terjadi secara tiba-tiba.

Dalam pembahasan, pendengar dikenalkan dengan sejumlah kondisi angin yang dapat menimbulkan dampak. Kondisi tersebut mencakup puting beliung, siklon tropis, serta angin lokal dengan karakteristik tertentu.

Dikutip dari siaran pers BMKG, angin puting beliung terbentuk dari sistem awan Cumulonimbus. Umumnya masih bersifat lokal dan berlangsung kurang dari sepuluh menit.

Masyarakat juga diajak mengenali tanda perubahan cuaca sebelum angin kencang terjadi. Awan gelap menjulang, perubahan arah angin, dan hujan lebat perlu menjadi perhatian.

Seorang pendengar Pro 2, Anggi, mengatakan perubahan cuaca belakangan terasa lebih cepat dan sulit diperkirakan. “Belakangan ini cuaca cepat berubah, jadi kita harus lebih waspada sebelum beraktivitas,” ujarnya.

Anggi juga menilai masyarakat perlu memantau informasi cuaca sebelum bepergian. Ia menyebut kewaspadaan penting karena angin kencang dapat muncul bersama hujan deras.

Masyarakat diingatkan segera berlindung di bangunan kokoh ketika angin kencang mulai terjadi. Mereka juga dianjurkan menjauhi pohon, tiang listrik, reklame, dan area terbuka.

BMKG mencatat 76,5 persen wilayah Indonesia memasuki musim kemarau pada Agustus 2026. Meski demikian, potensi cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi melalui informasi resmi.

Kesiapsiagaan perlu diterapkan dengan memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Langkah tersebut dapat membantu masyarakat mengurangi risiko akibat perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Masyarakat juga perlu memastikan lingkungan sekitar aman dari benda yang berpotensi jatuh saat angin kencang. Pemangkasan pohon rawan tumbang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Kewaspadaan menjadi penting karena kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu relatif singkat. Masyarakat diharapkan mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi resmi ketika cuaca memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....