Kenali Hoaks dan Strategi Efektif Menangkalnya di Masyarakat

  • 24 Jul 2026 21:07 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Masyarakat perlu mengenali hoaks agar tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan yang beredar di media digital. Kemudahan akses informasi saat ini membuat siapa saja bisa menjadi penyebar tanpa verifikasi sehingga risiko disinformasi meningkat signifikan.

Dalam program Literasi Digital di Pro1 RRI Sibolga, Selasa 21 Juli 2026, isu hoaks dibahas mendalam bagi pendengar. Syahrul Gunawan menjelaskan saat dihubungi melalui telepon selular bahwa masyarakat harus kritis memilah setiap informasi sebelum membagikannya kembali.

"Hoaks sering memanfaatkan emosi pembaca sehingga orang terburu-buru percaya tanpa memeriksa sumber dan kebenaran informasi" ujarnya. Ia menambahkan pentingnya literasi digital sebagai bekal masyarakat agar mampu membedakan fakta dan opini dalam arus informasi harian.

Ciri hoaks lain judul provokatif, sumber tidak jelas, serta ajakan menyebarkan pesan tanpa bukti yang dapat diverifikasi publik. Masyarakat dianjurkan memeriksa alamat situs, mengecek tanggal, membandingkan dengan media kredibel, serta menggunakan mesin pencari untuk verifikasi lanjutan.

Selain itu, pengguna perlu berhati-hati terhadap konten gambar dan video yang dimanipulasi untuk menimbulkan kesan seolah-olah benar terjadi. Pendidikan literasi dini di keluarga dan sekolah dinilai efektif menumbuhkan kebiasaan cek fakta sebelum menyebarkan informasi ke publik.

"Jangan langsung membagikan pesan mencurigakan, pastikan dulu kebenarannya melalui sumber resmi dan situs pemeriksa fakta terpercaya" tambahnya. Ia mengingatkan setiap pengguna memiliki tanggung jawab moral menjaga ruang digital sehat, aman, dan bebas dari informasi palsu.

Upaya kolektif masyarakat, media, dan lembaga pendidikan diperlukan untuk memperkuat ekosistem informasi yang berkualitas serta meningkatkan kepercayaan publik. Dengan mengenali hoaks dan menerapkan langkah pencegahan, masyarakat diharapkan lebih bijak menggunakan media digital serta tidak mudah terprovokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....