Pekarangan Produktif Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Berkelanjutan Bersama
- 11 Jul 2026 06:24 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pekarangan produktif semakin menjadi solusi memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui budidaya sederhana di rumah masing-masing kini. Pemanfaatan lahan sempit menggunakan polybag memungkinkan masyarakat menanam cabai, tomat, serta sayuran segar secara mandiri setiap musim tanam.
Hal tersebut disampaikan Rapmen MarbunPenyuluh Pertanian Lapangan melalui sambungan telepon selular dalam Program Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga pada Sabtu 11 Juli 2026. Dalam program obrolan ini membahas pentingnya pemanfaatan pekarangan produktif bagi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari bersama.
“Lahan sempit tetap mampu menghasilkan pangan bergizi apabila dikelola secara konsisten menggunakan teknik sederhana,” ujarnya kepada pendengar setempat bersama. Menurutnya keluarga dapat memanfaatkan polybag, pot, maupun wadah bekas untuk membudidayakan berbagai tanaman pangan bernilai ekonomi sekaligus.
Budidaya cabai, tomat, bayam, kangkung, serta sawi dinilai mudah diterapkan masyarakat dengan biaya relatif terjangkau sepanjang tahun bersama. Kebiasaan menanam sendiri membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus menyediakan bahan pangan segar berkualitas untuk konsumsi keluarga setiap hari.
Selain memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan berkebun juga mendorong kepedulian seluruh anggota keluarga terhadap kelestarian lingkungan sekitar secara berkelanjutan bersama. Anak-anak memperoleh pengalaman berharga mengenal proses menanam, merawat, hingga memanen hasil tanaman bersama orangtua setiap waktu menyenangkan penuh.
“Ketahanan pangan sesungguhnya dimulai dari keluarga yang mau memanfaatkan setiap ruang tersedia secara produktif,” tambahnya kepada seluruh pendengar. Ia mengajak masyarakat menjadikan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui kebiasaan menanam rutin.
Upaya sederhana tersebut dinilai sejalan dengan semangat memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis partisipasi masyarakat dari lingkungan keluarga terkecil. Kolaborasi pemerintah, penyuluh, serta masyarakat diharapkan memperluas budaya bercocok tanam sehingga manfaatnya dirasakan seluruh warga secara merata bersama.
Masyarakat diimbau memulai langkah kecil memanfaatkan pekarangan tanpa menunggu lahan luas maupun modal besar untuk berkebun produktif berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, keluarga Indonesia dapat mewujudkan ketahanan pangan mandiri melalui pekarangan produktif yang terus dikembangkan setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....