GPM Padangsidimpuan, Kendalikan Inflasi dan Gejolak Harga
- 16 Sep 2026 05:44 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Salah satu lokasi GPM dikunjungi Wali Kota Letnan Dalimunthe yaitu pasar Saroha Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada Selasa, 15 September 2026.
Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe menjelaskan kegiatan GPM ini bertujuan untuk mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi pangan. Disebutkan Wali Kota, GPM di pasar Saroha merupakan kegiatan kedua dari empat kegiatan direncanakan pemerintah daerah selama September 2026.
“Pemerintah berfokus memperkuat intervensi pasar dengan turun langsung memantau Gerakan Pangan Murah (GPM), demi meredam gejolak harga di masyarakat. Program yang direncanakan berlangsung beberapa kali sepanjang bulan ini digelar di pelbagai pasar melalui kolaborasi lintas instansi dan jajaran pemerintah,” jelas Wali Kota.
“Pelaksanaan secara rutin dan berkesinambungan ini menjadi langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi warga. Selain membantu masyarakat, upaya strategis tersebut efektif menjaga stabilitas fiskal sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah di Padangsidempuan ke depannya,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Padangsidimpuan, Chairunnisa Daulay menyebut di kegiatan GPM ini pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan esensial berupa beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, dan bawang putih. Chairunnisa memastikan, GPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam meredam gejolak harga, menjaga stabilitas pasokan, dan sekaligus mengendalikan terjadinya inflasi di Kota Padangsidimpuan.
“Program rutin bulanan ini hadir sebagai langkah untuk menekan inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan baku pokok di pasaran. Stok disalurkan mencakup 5 ton beras, 100 karton minyak goreng, 200 bungkus gula pasir, pasokan telur, bawang merah, bawang putih, dengan harga yang jauh lebih terjangkau atau berada di bawah harga pasaran umum dan Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi pemerintah,” sebut Chairunnisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....