Gotong Royong Tetap Relevan di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi

  • 07 Jul 2026 10:56 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Semangat gotong royong tetap menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan sosial masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Koordinator Relawan sekaligus Penggerak Komunitas Sosial Donor Darah, Yovi Hutabarat, menegaskan budaya tersebut harus terus dilestarikan, Selasa, 7 Juli 2026.

Pembahasan mengenai pentingnya menjaga budaya gotong royong disampaikan dalam Program Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga. Perkembangan teknologi dinilai tidak mengurangi pentingnya nilai kebersamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Melalui sambungan telepon seluler, Yovi Hutabarat menilai gotong royong merupakan warisan bangsa yang memiliki peran besar dalam memperkuat persatuan. "Gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus dijaga karena mampu memperkuat persatuan dalam masyarakat," katanya.

Menurut Yovi, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. "Teknologi tidak boleh mengurangi kepedulian sosial, tetapi justru harus dimanfaatkan untuk mengoordinasikan kegiatan sosial secara lebih cepat dan efektif," ujarnya.

Ia juga menilai budaya gotong royong perlu terus dikenalkan kepada generasi muda melalui berbagai aktivitas sosial yang berkesinambungan. "Semangat gotong royong mengajarkan kepedulian, tanggung jawab, serta kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan," tutur Yovi.

Yovi mencontohkan, masyarakat di berbagai daerah masih aktif bergotong royong membersihkan lingkungan dan membantu warga yang terdampak bencana. Kondisi tersebut menunjukkan nilai kebersamaan tetap hidup dan menjadi kekuatan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat gotong royong, masyarakat diharapkan mampu memperkuat solidaritas sekaligus mendukung pembangunan yang lebih harmonis. Nilai luhur tersebut juga diharapkan terus diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi identitas bangsa Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....