Hari ke-8 Pelatihan Pembuatan Agens Hayati

  • 23 Jun 2026 18:37 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Taput - Dinas Pertanian Tapanuli Utara melanjutkan pelatihan pembuatan agens hayati di Desa Hutatoruan I Kecamatan Tarutung. Kegiatan ini telah memasuki hari kedelapan dengan peserta kelompok tani wilayah Tarutung Jumat, 18 Juni 2026.

Pelatihan tersebut diikuti gabungan kelompok tani dengan fokus penguatan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini juga mendorong petani memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama tanaman.

Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Utara Viktor Siagian menyampaikan pentingnya inovasi pertanian berbasis lingkungan. "Petani harus mampu memanfaatkan agens hayati sebagai solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Viktor Siagian.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan pupuk subsidi harus diantisipasi dengan inovasi teknologi pertanian lokal. "Kami mendorong petani mandiri dalam memproduksi pupuk dan pengendalian hama berbasis bahan alami," kata Viktor Siagian.

Viktor Siagian juga menambahkan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal menjadi kunci kemandirian petani daerah. "Kemandirian petani akan memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di Tapanuli Utara," ucap Viktor Siagian.

Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan oleh narasumber teknis pertanian. Materi meliputi penggunaan Trichoderma, bakteri antagonis, serta bahan alami pengendali hama tanaman.

Kegiatan ini juga melibatkan penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta petugas pengendali organisme pengganggu tanaman. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap petani semakin mandiri dan inovatif dalam mengembangkan usaha tani. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....