Benteng Alami Pesisir dan Penjaga Keseimbangan Lingkungan
- 16 Jun 2026 06:16 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Keberadaan hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ekosistem pesisir dan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman lingkungan. Selain berfungsi sebagai benteng alami untuk mencegah abrasi dan erosi pantai, hutan mangrove juga mampu meredam gelombang besar, menyaring polutan, serta menjadi habitat bagi beragam biota laut.
Agus Fadly, Pemerhati Lingkungan Hidup Murasala kota Sibolga, saat Dialog Beranda Astacita Green Radio Pro 1, Senin, 15 Juni 2026 mengatakan pelestarian hutan mangrove harus menjadi perhatian bersama karena manfaatnya yang sangat besar bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat pesisir. “Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang memiliki fungsi strategis. Akar-akar mangrove mampu menahan laju abrasi dan erosi pantai sehingga garis pantai tetap terjaga. Selain itu, mangrove juga dapat mengurangi dampak gelombang besar yang mengancam wilayah pesisir.”
Menurut Agus, keberadaan hutan mangrove tidak hanya memberikan perlindungan fisik terhadap kawasan pantai, tetapi juga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan organisme laut lainnya yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Banyak biota laut yang memanfaatkan kawasan mangrove sebagai tempat berkembang biak dan mencari makan. Karena itu, keberadaan mangrove juga berkontribusi terhadap keberlanjutan sektor perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Selain fungsi ekologis tersebut, Agus menambahkan bahwa hutan mangrove juga berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dengan menyaring berbagai polutan yang terbawa aliran sungai menuju laut. “Mangrove memiliki kemampuan alami untuk menyerap dan menyaring berbagai zat pencemar sehingga membantu menjaga kualitas air dan kesehatan ekosistem pesisir,” kata Agus.
Lebih lanjut, Agus menyoroti peran mangrove dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Menurutnya, hutan mangrove termasuk salah satu ekosistem yang sangat efektif dalam menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar.
“Kemampuan mangrove dalam menyerap karbon bahkan lebih tinggi dibandingkan banyak jenis hutan daratan. Oleh karena itu, pelestarian mangrove menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lingkungan untuk bersama-sama menjaga dan melakukan rehabilitasi kawasan mangrove yang mengalami kerusakan.
“Pelestarian mangrove bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dengan menjaga mangrove, kita tidak hanya melindungi lingkungan hari ini, tetapi juga mewariskan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang,” kata Agus.
Agus berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hutan mangrove terus meningkat sehingga upaya konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, fungsi mangrove sebagai benteng alami pesisir, habitat biota laut, penyaring polutan, serta penyerap karbon dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....