Kartini Era Modern: Perempuan Bebas Memilih dan Berkontribusi
- 30 Apr 2026 08:19 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Implementasi semangat emansipasi yang diwariskan RA. Kartini terus relevan ditengah arus modernisasi saat ini. Nilai-nilai kesetaraan gender kini semakin nyata dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, dunia kerja, hingga pemanfaatan teknologi, yang membuka ruang luas bagi perempuan untuk berkembang.
Ketua Umum KOHATI Cabang Sibolga - Tapanuli Tengah, Zuhriani Hutagalung, saat dialog Sibolga Sore Pro 1, Selasa, 28 April 2026 menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki hak yang sama untuk menentukan jalan hidupnya. “Semangat Kartini di era modern terwujud ketika perempuan diberi kesempatan yang setara dalam pendidikan, karier dan teknologi, tanpa adanya diskriminasi,” kata Zuhriani.
Menurut Zuhriani, perempuan tidak lagi dibatasi oleh peran tradisional semata, melainkan memiliki kebebasan untuk memilih, baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai profesional diberbagai bidang. Pilihan ini merupakan bentuk kemerdekaan perempuan yang harus dihargai oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pentingnya literasi digital sebagai bagian dari implementasi semangat Kartini saat ini. Di era teknologi yang terus berkembang, kemampuan perempuan dalam mengakses dan memanfaatkan informasi digital menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing,” ujar Zuhriani.
Selain itu, kemandirian ekonomi menjadi aspek penting dalam memperkuat posisi perempuan. Dengan memiliki kemampuan ekonomi yang mandiri, perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam keluarga maupun masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
“Perempuan juga didorong untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial dan politik. Partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan dinilai penting untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan mewakili kepentingan berbagai kelompok masyarakat,” kata Zuhriani.
Ia juga mengatakan dukungan lingkungan, baik dari keluarga, institusi pendidikan, maupun pemerintah, sangat diperlukan untuk memastikan perempuan dapat berkembang secara optimal. Kesetaraan bukan hanya soal kesempatan, tetapi juga tentang akses dan perlindungan yang adil.
Dengan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Kartini dalam konteks kekinian, diharapkan perempuan Indonesia mampu menjadi agen perubahan yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa diberbagai sektor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....