Tantangan Utama dalam Mitigasi Bencana

  • 29 Apr 2026 07:47 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Mitigasi bencana masih menghadapi berbagai tantangan utama yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat di Kota Sibolga. Hal ini dibahas dalam program Kentongan bersama BPBD Kota Sibolga yang disiarkan melalui RRI Pro 1 Sibolga secara langsung.

Program tersebut menghadirkan narasumber Simson Hendrik Tamba selaku Pranata Pencarian dan Pertolongan pada Selasa 28 April 2026. Kegiatan berlangsung pukul 15.00 hingga 16.00 WIB dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai tantangan mitigasi bencana kepada masyarakat luas.

Simson menjelaskan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mitigasi bencana yang efektif. Menurutnya, kurangnya edukasi dan latihan kesiapsiagaan menyebabkan masyarakat sering terlambat merespons ketika terjadi bencana di lingkungan mereka.

“Kendala terbesar adalah minimnya pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana sehingga respon awal sering tidak optimal,” ujar Simson. Ia menambahkan bahwa diperlukan sosialisasi intensif serta pelatihan berkelanjutan agar masyarakat lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya.

Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana juga menjadi hambatan dalam mendukung upaya mitigasi bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal tersebut mencakup alat evakuasi, sistem peringatan dini, serta akses informasi yang belum merata di seluruh wilayah Kota Sibolga.

Simson juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan mitigasi bencana secara efektif. “Kerja sama yang baik akan membantu mempercepat penanganan serta mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi,” katanya dalam dialog tersebut.

Melalui program Kentongan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami berbagai tantangan dalam mitigasi bencana yang perlu diatasi bersama secara berkelanjutan. Dengan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan, masyarakat Sibolga diharapkan mampu menghadapi ancaman bencana dengan lebih tangguh dan terorganisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....