Maksimalkan Ramadan dengan Kegiatan Positif

  • 06 Mar 2026 15:20 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mengisi waktu dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Melalui aktivitas keagamaan, sosial, hingga pengembangan diri, generasi muda diharapkan mampu memaksimalkan bulan suci ini dengan hal-hal yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan masyarakat.

Sekretaris Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kota Sibolga, Amar Sikumbang pada Beranda Astacita Pro 1, Kamis, 5 Maret 2026 mengatakan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam memakmurkan suasana Ramadan ditengah masyarakat. Menurutnya, generasi muda dapat memperkuat ibadah dan spiritualitas dengan aktif melakukan tadarus Al-Quran, mengikuti kajian keagamaan, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masjid.

Selain itu, keterlibatan dalam salat tarawih berjamaah, iktikaf, dan membantu pengelolaan kegiatan masjid juga menjadi bentuk nyata kontribusi pemuda dalam memakmurkan rumah ibadah. “Ramadan adalah kesempatan emas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa. Melalui kegiatan seperti tadarus, kajian, dan memakmurkan masjid, para pemuda tidak hanya memperdalam pemahaman agama tetapi juga membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Amar.

Selain penguatan ibadah, generasi muda juga didorong aktif dalam kegiatan sosial yang menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan seperti berbagi takjil kepada masyarakat, memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta aksi gotong royong membersihkan masjid, mushola, dan lingkungan sekitar menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang dapat dilakukan selama Ramadan.

Tidak hanya itu, Ramadan juga dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk pengembangan diri. Generasi muda dapat menggunakan media sosial secara positif dengan membuat konten yang menyebarkan pesan kebaikan, edukasi, serta nilai-nilai Islam. Kegiatan lain seperti membaca buku, menulis, mengikuti seminar pengembangan diri, hingga berkarya juga dapat menjadi aktivitas produktif yang bermanfaat.

Amar mengatakan generasi muda dapat mengambil peran dalam dunia pendidikan keagamaan, seperti membantu mengajar di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) atau mendampingi adik-adik dalam belajar membaca Al-Quran. “Dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan positif, generasi muda tidak hanya meraih pahala di bulan Ramadan, tetapi juga melatih kepemimpinan, tanggung jawab, dan solidaritas sosial,” kata Amar.

Ia berharap para pemuda dapat memanfaatkan waktu di bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya serta menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat. Dengan manajemen waktu yang baik antara ibadah, belajar, dan istirahat, Ramadan dapat menjadi momentum pembentukan karakter disiplin, empati, dan kepedulian sosial dikalangan generasi muda.

Rekomendasi Berita