Sepak Bola Portugal Berduka, Quevin Castro Meninggal di Usia 25 Tahun

  • 23 Agt 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dunia sepak bola Portugal berduka, setelah Quévin Castro meninggal dunia pada usia 25 tahun.
  • Castro meninggal dunia, usai mengalami kondisi medis darurat ketika memperkuat Real Sport Clube dalam pertandingan persahabatan melawan Estrela da Amadora.
  • Gelandang muda tersebut, tiba-tiba kolaps sekitar menit ke-10 pertandingan yang berlangsung di Estádio das Seixas, Malveira, Sabtu, 22 Agustus 2026. Castro langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis kedua klub yang berada di lokasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Dunia sepak bola Portugal berduka, setelah Quévin Castro meninggal dunia pada usia 25 tahun. Castro meninggal dunia, usai mengalami kondisi medis darurat ketika memperkuat Real Sport Clube dalam pertandingan persahabatan melawan Estrela da Amadora.

Gelandang muda tersebut, tiba-tiba kolaps sekitar menit ke-10 pertandingan yang berlangsung di Estádio das Seixas, Malveira, Sabtu, 22 Agustus 2026. Castro langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis kedua klub yang berada di lokasi pertandingan.

Upaya resusitasi dilakukan di lapangan, termasuk dengan penggunaan defibrilator, sebelum sang pemain dibawa ke rumah sakit oleh layanan darurat. Namun, seluruh upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.

Federasi Sepak Bola Lisbon dan Real Sport Clube kemudian mengonfirmasi, Castro meninggal dunia setelah kejadian tragis tersebut. Kabar duka tersebut langsung mengguncang sepak bola Portugal dan klub yang baru diperkuat Castro pada musim 2026/2027.

Real Sport Clube menyebut Castro bukan hanya seorang pemain, tetapi juga bagian penting dari keluarga besar klub. “Quevin Castro jauh lebih dari sekadar seorang pemain, dia adalah anggota keluarga kami,” kata pernyataan resmi Real Sport Clube seperti dilansir laman WTOP News, Minggu, 23 Agustus 2026.

Pertandingan persahabatan antara Real SC dan Estrela da Amadora akhirnya tidak dilanjutkan setelah tragedi tersebut. Estrela da Amadora turut menyampaikan rasa duka mendalam dan mengirimkan ucapan belasungkawa kepada keluarga Castro.

Kepergian Castro semakin menyentuh, karena ia baru bergabung dengan Real SC pada musim ini. Pemain berdarah Portugis-Inggris itu memang menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di kompetisi sepak bola Inggris.

Castro memulai perjalanan profesionalnya di Inggris sebelum kemudian mendapatkan kesempatan bergabung dengan akademi West Bromwich Albion pada 2021. Ia bahkan sempat mencatatkan penampilan bersama tim utama West Brom dan menjalani masa peminjaman ke sejumlah klub Inggris.

Salah satu momen penting dalam kariernya, ketika Castro menjalani debut bersama tim utama West Bromwich Albion. Yakni, dalam pertandingan Piala Liga Inggris menghadapi Arsenal.

Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Burton Albion, Notts County, dan Gateshead sebelum meninggalkan West Brom pada 2023. Setelah meninggalkan West Brom, Castro melanjutkan kariernya di York City, King's Lynn, Chippenham, Cambridge City, dan Eastbourne Borough.

Ia kemudian memutuskan kembali ke Portugal dan bergabung dengan Real Sport Clube pada awal musim 2026/2027. Kabar meninggalnya Castro juga mendapat respons emosional dari West Bromwich Albion.

Klub Inggris tersebut mengaku sangat terpukul mendengar kabar meninggalnya mantan pemain mereka yang masih berusia 25 tahun. West Brom kemudian menyiapkan penghormatan khusus untuk Castro dalam pertandingan melawan Burnley pada Minggu (23/8/2026).

Para pemain West Brom akan mengenakan ban hitam dan penghormatan berupa tepuk tangan akan dilakukan pada menit ke-25. Hal ini, sebagai simbol penghormatan terhadap usia Castro ketika meninggal dunia.

“Albion akan memberikan penghormatan kepada Quevin pada Minggu melalui tepuk tangan pada menit ke-25,” kata pernyataan West Bromwich Albion. Klub tersebut juga menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Castro yang dinilai datang terlalu cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....