Slavko Vincic Pensiun usai Jadi Wasit di Final Piala Dunia 2026
- 28 Jul 2026 12:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, resmi mengakhiri kariernya sebagai pengadil di lapangan hijau. Keputusan itu diumumkan Federasi Sepak Bola Slovenia (NZS) sepekan setelah dia memimpin partai final Piala Dunia 2026.
Melalui pernyataan resminya, NZS menyebut Vincic menutup karier dengan pencapaian tertinggi. Pria berusia 46 tahun itu menjadi wasit pertama dari negaranya yang dipercaya FIFA memimpin final Piala Dunia.
Federasi juga menyatakan Vincic mengakhiri musim terakhirnya dengan berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya sebagai wasit terbaik Piala Dunia 2026 oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS).
Vincic juga menerima penghargaan Giulio Campanati dari Asosiasi Wasit Italia (AIA). Ini diberikan setiap dua tahun sekali kepada wasit terbaik pada setiap gelaran Piala Dunia atau kejuaaraan Eropa.
Wasit berlisensi FIFA sejak 2010 itu dikenal sebagai salah satu pengadil paling berpengalaman di Eropa. Vincic pernah memimpin tiga final Liga Europa UEFA, termasuk pada 2022 antara Eintracht Frankfurt dan Glasgow Rangers.
Dua tahun kemudian, Vincic kembali dipercaya memimpin final Liga Champions antara Real Madrid melawan Borussia Dortmund. Rekam jejaknya dalam memimpin pertandingan besar menjadi salah satu alasan FIFA menunjuknya sebagai wasit final Piala Dunia 2026.
Pada pesta sepak bola terbesar itu, Vincic memimpin empat pertandingan termasuk laga Ekuador melawan Meksiko. Saat itu dia mengeluarkan kartu merah kepada bek Ekuador, Piero Hincapie, setelah insiden di tengah ketegangan kedua tim.
Vincic juga mengeluarkan kartu merah kepada gelandang Argentina, Enzo Fernandez, pada laga final setelah menerima kartu kuning kedua. Pertandingan tersebut diwarnai tensi tinggi hingga memicu keributan antarpemain usai peluit panjang dibunyikan.
Keputusan pensiun Vincic menutup perjalanan panjang salah satu wasit paling berprestasi yang dimiliki Slovenia. Final Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan terakhirnya sekaligus penutup karier yang dipenuhi pengalaman memimpin laga-laga bergengsi di level internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....