Kontroversi FIFA! Masih Investigasi, Infantino Malah Puji Argentina Profesional
- 26 Jul 2026 13:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden FIFA, Gianni Infantino menjadi sorotan, setelah surat pribadinya kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, bocor ke publik.
- Padahal, FIFA saat ini tengah menyelidiki insiden kerusuhan yang terjadi usai final Argentina vs Spanyol di Piala Dunia 2026
- Saya ingin sekali lagi menyampaikan ucapan selamat yang paling tulus atas hasil penting baru ini bagi sepak bola Argentina.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino menjadi sorotan, setelah surat pribadinya kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, bocor ke publik. Isi surat FIFA tersebut, memicu kontroversi karena memuji penampilan dan profesionalisme Argentina.
Padahal, FIFA saat ini tengah menyelidiki insiden kerusuhan yang terjadi usai final Argentina vs Spanyol di Piala Dunia 2026. Surat yang pertama kali diungkap media Argentina dan kemudian diverifikasi Daily Mail, muncul di tengah proses investigasi terhadap skuad Albiceleste.
Argentina diketahui, terlibat keributan setelah kalah 0-1 dari Spanyol melalui babak perpanjangan waktu. Tepatnya, pada laga final yang digelar di Stadion New York New Jersey.
Dalam suratnya, Infantino tetap memberikan apresiasi, atas pencapaian Argentina yang berhasil menjadi runner-up dunia. Ia menilai, kontribusi Albiceleste turut menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai salah satu turnamen paling berkesan dalam sejarah sepak bola.
"Saya ingin sekali lagi menyampaikan ucapan selamat yang paling tulus atas hasil penting baru ini bagi sepak bola Argentina. Piala Dunia FIFA 2026 akan tetap dikenang sebagai perayaan sepak bola yang tak terlupakan, yang ditandai dengan pertandingan-pertandingan spektakuler," kata Infantino dalam surat FIFA untuk Argentina seperti dilansir Daily Mail, Minggu, 26 Juli 2026.
Infantino juga menyoroti, kemunculan talenta-talenta baru Argentina yang menjanjikan. "Kehadiran tokoh-tokoh besar olahraga ini, serta suasana luar biasa yang terasa di stadion-stadion yang dipenuhi para penggemar," ucap Infantino.
Bagian yang paling menyita perhatian adalah, ketika Presiden FIFA memuji etos kerja dan profesionalisme tim Argentina. Pernyataan tersebut, dinilai bertolak belakang dengan langkah FIFA yang masih menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan para pemain Albiceleste.
"Penampilan luar biasa Albiceleste juga berkontribusi secara signifikan dalam menjadikan edisi ini sebagai ajang yang luar biasa. Memikat jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia," ujar Infantino.
Ia juga meminta, Presiden AFA, Claudio Tapia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemain, pelatih Lionel Scaloni hingga pendukung Argentina. "Kemenangan-kemenangan ini selalu merupakan buah dari kerja keras yang konsisten, profesionalisme, dan perhatian terhadap detail, tetapi juga dari gairah, dedikasi, dan cinta," kata Infantino.
| Baca juga: Gavi Minta FIFA Tidak Hukum Pemain Argentina |
Kalimat tersebut, menjadi sorotan karena menggunakan istilah 'profesionalisme' di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung.
FIFA saat ini, masih menyelidiki keributan yang terjadi setelah peluit panjang final berbunyi.
Laporan menyebut, Leandro Paredes diduga menyerang Eric Garcia, sementara Nahuel Molina, Thiago Almada, dan asisten pelatih Roberto Ayala juga disebut terlibat. Kontroversi Argentina sebenarnya sudah muncul sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026.
Tim asuhan Lionel Scaloni beberapa kali dituding melakukan simulasi, menerapkan permainan keras, hingga memicu polemik karena selebrasi. Hal itu, membawa isu politik terkait Kepulauan Falkland setelah semifinal melawan Inggris.
Pada partai final, Lionel Messi juga menjadi perhatian setelah berusaha meyakinkan wasit Slavko Vincic. Yakni, meyakini wasit untuk tidak memberikan kartu merah kepada bek Spanyol, Marc Cucurella.
Insiden itu menambah daftar kontroversi yang mengiringi perjalanan Argentina sepanjang turnamen. Meski demikian, Infantino tetap optimistis terhadap masa depan sepak bola Argentina.
Ia menutup suratnya, dengan harapan agar fondasi yang telah dibangun mampu membawa Albiceleste kembali meraih prestasi pada turnamen-turnamen mendatang. "Saya mengucapkan yang terbaik untuk Anda dalam kompetisi-kompetisi mendatang dan saya berharap dapat bertemu Anda lagi dalam waktu dekat," ucap Infantino.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....