FIGC Capai Kesepakatan dengan Andrea Pirlo Jadi Pelatih Italia

  • 25 Jul 2026 19:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Andrea Pirlo ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Italia dengan kontrak empat tahun oleh FIGC.
  • Penunjukan Pirlo terjadi setelah Pep Guardiola menolak penawaran untuk beristirahat dari tanggung jawab pelatih.
  • Carlo Ancelotti tetap menjadi pelatih tim nasional Brasil dan tidak bergabung dengan FIGC.

RRI.CO.ID, Italia - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah mencapai kesepakatan dengan mantan gelandang Italia Andrea Pirlo untuk menjadi pelatih tim nasional. Ia diikat kontrak berdurasi empat tahun.

Hal ini terjadi setelah Pep Guardiola menolak tawaran serupa karena ingin beristirahat. Sementara Carlo Ancelotti tetap menangani Brasil.

Pirlo, yang merupakan pahlawan Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 dan pernah melatih Juventus dengan gelar Coppa Italia dan Piala Super Italia. Saat ini menangani United FC Dubai di Liga Divisi Pertama UEA.

"Kami tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa kami juga berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep. Terus terang rasanya tepat untuk memulai dengan mereka yang kami anggap sebagai yang terbaik di dunia," kata Direktur Teknik Italia Paolo Maldini.

FIGC dilaporkan menawarkan gaji sekitar 1,5 juta euro per tahun kepada Pirlo. Ini tawaran yang jauh lebih rendah dari permintaan Guardiola yang mencapai 20 juta euro per musim .

Keputusan ini diambil setelah Gianluigi Buffon mundur dari posisi ketua delegasi timnas Italia buntut dari kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut. Pirlo berencana membawa beberapa asisten setianya seperti Roberto Baronio dan Roberto De Bellis, serta Paolo Bertelli dan Marco Savorani untuk mendukung tugasnya .

Pengumuman resmi direncanakan dalam beberapa hari ke depan, kemungkinan setelah pertemuan dewan federasi. Italia sedang mencari pelatih baru sejak Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada April setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Pirlo dinilai sebagai pilihan yang lebih hemat dan sesuai dengan proyek jangka panjang FIGC untuk membangun kembali sepak bola Italia setelah krisis mendalam dalam beberapa tahun terakhir. Meski pengalaman kepelatihannya belum mentereng, Pirlo dianggap memiliki visi permainan yang cocok untuk membangun timnas Italia ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....