Presiden FIGC dan Buffon Mundur usai Italia Gagal ke Piala Dunia
- 03 Apr 2026 19:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Italia Terjungkal, Gravina dan Buffon Tinggalkan Jabatan
- Gianluigi Buffon ikut mundur dari jabatan di timnas Italia
- Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026
- Presiden Federasi sepakbola Italia (FGIC), Gabriele Gravina mundur
RRI.CO.ID, Jakarta — Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, resmi mengundurkan diri. Keputusan tersebut menyusul kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kekalahan Italia melalui adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina mengejutkan publik. Hasil tersebut memicu tekanan besar yang berujung pada pengunduran diri Gravina.
Selain itu, Ketua Delegasi Timnas Italia, Gianluigi Buffon, juga memilih mundur. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan tim nasional.
“Tujuan utama adalah membawa Italia ke Piala Dunia dan kami gagal. Lebih baik kami menyerahkan kepada pihak-pihak yang bisa mencari pengganti,” ujar Buffon.
Gravina menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dalam pertemuan yang digelar di Roma. Langkah tersebut mengejutkan dunia sepak bola Italia.
Gravina memimpin FIGC sejak 2018, menggantikan Carlo Tavecchio. Pemilihan presiden baru dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026.
Nama Giovanni Malagò disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Gravina. Di sisi lain, Italia juga terancam kehilangan status sebagai pendamping tuan rumah Euro 2032.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....