Ulang Masa 1998, Prancis Ingin jadi Tuan Rumah Piala Dunia Edisi 2038 atau 2042

  • 23 Jul 2026 10:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Prancis nampaknya ingin mengulang, kesuksesan tahun 1998 saat menjadi tuan rumah Piala Dunia. Prancis saat ini dikabarkan, mulai mempersiapkan langkah pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi 2038 atau 2042.
  • Melansir Le Parisien, Kementerian Olahraga Prancis telah menugaskan studi kelayakan sejak 2024 lalu kepada FIFA. Hasil kajian tersebut, menunjukkan bahwa Prancis dinilai siap apabila memutuskan mencalonkan diri penyelengara Piala Dunia
  • Piala Dunia 2030 telah dipastikan, berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan laga pembuka digelar di Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Sementara itu, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

RRI.CO.ID, Jakarta - Prancis nampaknya ingin mengulang, kesuksesan tahun 1998 saat menjadi tuan rumah Piala Dunia. Prancis saat ini dikabarkan, mulai mempersiapkan langkah pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi 2038 atau 2042.

Melansir Le Parisien, Kementerian Olahraga Prancis telah menugaskan studi kelayakan sejak 2024 lalu kepada FIFA. Hasil kajian tersebut, menunjukkan bahwa Prancis dinilai siap apabila memutuskan mencalonkan diri sebagai penyelenggara Piala Dunia.

Meski demikian, peluang menjadi tuan rumah pada edisi 2038 dinilai tidak mudah. Karena, FIFA selama ini menerapkan rotasi tidak resmi antar konfederasi dalam penunjukan tuan rumah.

Piala Dunia 2030 telah dipastikan, berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan laga pembuka digelar di Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Sementara itu, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Kawasan CONCACAF atau Amerika Utara, Tengah, dan Karibia diperkirakan memiliki peluang lebih besar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2038. Kondisi itu, membuat Prancis kemungkinan harus mengalihkan fokusnya ke edisi 2042.

Menurut laporan Surat Kabar Prancis itu, penyelenggaraan Piala Dunia 2042 diperkirakan akan menghadirkan tantangan yang lebih besar. Salah satu alasannya, adalah wacana penambahan jumlah peserta menjadi 64 tim, sehingga membutuhkan infrastruktur yang jauh lebih luas.

Karena itu, Prancis disebut mempertimbangkan menggandeng negara lain sebagai tuan rumah bersama. Dari sejumlah opsi yang ada, Jerman dinilai sebagai mitra paling realistis.

Mengingat, Jerman memiliki pengalaman panjang menggelar turnamen sepak bola berskala internasional. Prancis terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1998.

Saat itu, Les Bleus sukses meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan Brasil di partai final dengan generasi emas yang dipimpin Zinedine Zidane. Turnamen besar terakhir yang digelar Prancis adalah Piala Eropa 2016.

Dalam ajang tersebut, tim nasional Prancis harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari Portugal di final. Di sisi lain, Jerman juga baru saja menjadi tuan rumah Euro 2024.

Namun, perjalanan tim nasional Jerman terhenti di babak perempat final di hadapan pendukungnya sendiri. Adapun Piala Dunia terakhir yang berlangsung di Jerman digelar pada 2006.

Turnamen yang dikenal dengan sebutan 'Summer Fairy Tale' (Dongeng Musim Panas) itu, dikenang sebagai salah satu penyelenggaraan Piala Dunia paling sukses. Yakni, dengan Jerman mengakhiri kompetisi di posisi ketiga.

Hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai tuan rumah Piala Dunia 2038 maupun 2042. Namun, laporan Le Parisien menunjukkan bahwa Prancis mulai serius menyusun langkah untuk membawa kembali ajang sepak bola terbesar di dunia ke negaranya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....