Argentina Gagal di Final Piala Dunia 2026, Scaloni Beri Isyarat Kontrak Pelatih

  • 22 Jul 2026 11:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni belum memberikan kepastian, mengenai masa depannya setelah gagal membawa Albiceleste juara Piala Dunia 2026.
  • Dalam penyambutan Scaloni, ratusan warga memadati lokasi untuk memberikan dukungan kepada pelatih yang telah mempersembahkan berbagai gelar bagi Argentina.
  • Kami tidak berhasil menang. Kami tahu bahwa kami bermain demi membahagiakan rakyat kami, dan karena itulah rasa sakitnya begitu besar

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni belum memberikan kepastian, mengenai masa depannya setelah gagal membawa Albiceleste juara Piala Dunia 2026. Di tengah sambutan meriah di kampung halamannya, Pujato, Provinsi Santa Fe, Scaloni mengaku, masih sulit melupakan kekalahan dari Spanyol.

Dalam penyambutan Scaloni, ratusan warga memadati lokasi untuk memberikan dukungan kepada pelatih yang telah mempersembahkan berbagai gelar bagi Argentina. Suasana emosional pun tak terhindarkan, ketika Scaloni kembali meneteskan air mata saat mengenang kegagalan di laga puncak.

"Kami tidak berhasil menang. Kami tahu bahwa kami bermain demi membahagiakan rakyat kami, dan karena itulah rasa sakitnya begitu besar," kata Scaloni seperti dikutip harian Spanyol AS, Rabu, 22 Juli 2026.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Scaloni mengatakan, keunggulan timnas Spanyol pada pertandingan final. Menurutnya, Argentina harus menerima kenyataan bahwa lawan tampil lebih baik pada malam penentuan tersebut.

"Terkadang kau menang, dan di lain waktu kau kalah. Kita harus mengakui bahwa Spanyol bermain lebih baik, dan itu membuat kita menjadi lebih baik juga," ucap Scaloni.

Pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan, para pemain Argentina telah berjuang hingga peluit panjang dibunyikan. Ia menilai, semangat pantang menyerah tetap menjadi identitas utama tim meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.

"Perasaannya selalu sama, yaitu bahwa kami berjuang sampai akhir ketika segalanya tidak berjalan sesuai keinginan kami. Kita harus menyadari sebagai orang Argentina bahwa lawan juga bermain, dan bisa jadi lebih baik darimu," ujar Scaloni.

Di tengah suasana haru tersebut, para pendukung Argentina kompak meneriakkan yel-yel 'Leo tidak akan pergi!'. Yel-yel itu, sebagai bentuk dukungan agar Scaloni tetap melatih Albiceleste.

Seruan itu muncul karena kontrak sang pelatih dijadwalkan berakhir pada Desember 2026. Sehingga, memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depannya.

Scaloni belum mengumumkan keputusan final terkait kelanjutan kariernya bersama Argentina. Namun, ia memberi sinyal masih akan menyelesaikan kontraknya.

"Saya bertahan hingga Desember. Dan kami akan terus berjuang," kata Scaloni.

Pernyataan tersebut belum sepenuhnya menghentikan spekulasi mengenai kelanjutan kepemimpinannya di tim nasional Argentina. Hingga saat ini, masa depan Lionel Scaloni bersama Albiceleste masih menjadi perhatian para suporter dan pencinta sepak bola dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....