Acuhkan Yamal, Rabiot Tegaskan Prancis Fokus ke Tim Spanyol Bukan Satu Pemain

  • 14 Jul 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gelandang Timnas Prancis, Adrien Rabiot menegaskan, Les Bleus fokus untuk mengalahkan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.
  • Menurutnya, fokus utama Prancis adalah mengantisipasi permainan kolektif Spanyol, bukan hanya satu pemain. Mengingatkan, duel dua raksasa Eropa tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026.
  • Tidak ada rencana khusus untuk menghadapi Lamine Yamal. Kami fokus kepada tim nasional Spanyol secara keseluruhan, bukan hanya satu pemain

RRI.CO.ID, Jakarta - Gelandang Timnas Prancis, Adrien Rabiot menegaskan, Les Bleus fokus untuk mengalahkan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Rabiot mengatakan, Prancis tidak terlalu memusingkan ucapan ataupun permainan pemain bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.

Menurutnya, fokus utama Prancis adalah mengantisipasi permainan kolektif Spanyol, bukan hanya satu pemain. Mengingatkan, duel dua raksasa Eropa tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026.

"Tidak ada rencana khusus untuk menghadapi Lamine Yamal. Kami fokus kepada tim nasional Spanyol secara keseluruhan, bukan hanya satu pemain," kata Rabiot dalam keterangannya seperti dilansir Marca, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia menilai, Spanyol memiliki banyak pemain berbahaya yang mampu menentukan jalannya pertandingan. Karena itu, Les Bleus lebih memilih mempersiapkan diri menghadapi sistem permainan tim asuhan Luis de la Fuente.

"Kami tahu mereka berbahaya di semua lini, mulai dari lini depan, penguasaan bola, hingga kemampuan menciptakan ruang. Kami harus mewaspadai seluruh aspek permainan mereka," ucap Rabiot.

Rabiot juga berbicara, mengenai hubungan Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele. Ia memastikan, chemistry keduanya bukan sesuatu yang baru karena sudah terjalin sejak lama.

"Mereka sudah berteman selama bertahun-tahun, bahkan sebelum bermain bersama di Paris Saint-Germain. Hubungan baik mereka bukanlah sesuatu yang baru," ujar Rabiot.

Menjelang semifinal, Rabiot mengatakan, seluruh pemain Prancis tetap percaya diri dan mengedepankan rendah hati. "Tidak ada yang bisa menjamin kami akan menang, semua akan ditentukan di lapangan," kata Rabiot.

Saat kembali ditanya soal komentarnya kepada Yamal pada Euro 2024, Rabiot mengaku, tidak terlalu mengingat pernyataan tersebut. Namun, ia menegaskan Prancis tidak gentar menghadapi siapa pun.

"Saya tidak ingat persis apa yang saya katakan saat itu. Yang jelas, kami tidak takut kepada siapa pun," ucap Rabiot.

Rabiot juga mengungkapkan, kekompakan menjadi kekuatan terbesar Prancis sepanjang Piala Dunia 2026. Menurutnya, hubungan antarpemain yang semakin erat membuat tim tampil lebih solid di lapangan.

"Kami memiliki kebersamaan yang sangat baik. Sulit dijelaskan. Tetapi suasana di dalam tim sangat positif dan itu terlihat dalam permainan kami," ujar Rabiot.

Melansir laporan Marca, nama Yamal kembali dikaitkan dengan Rabiot setelah media mengingatkan komentarnya sebelum semifinal Euro 2024. Saat itu, Rabiot menyebut Yamal masih memiliki banyak hal yang harus dibuktikan untuk mencapai level tertinggi.

Ucapan tersebut kemudian dibalas Yamal melalui media sosial dengan kalimat yang menjadi sorotan. "Bertindaklah dalam diam, dan jangan bicara kecuali saat waktunya mengumumkan kematian sang raja," kata Yamal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....