Lamine Yamal Ungkap Fakta Penasaran Publik Terkait Maroko, Ini Pengakuannya
- 01 Jul 2026 09:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal akhirnya mengungkap fakta, dari sekian banyak pertanyaan publik terkait Maroko. Pemain Barcelona itu membeberkan, alasan lebih memilih membela Spanyol dari pada Maroko untuk Piala Dunia.
- Yamal menegaskan, dirinya tidak pernah menyesali keputusan membela La Roja dibandingkan Maroko. Pemain berusia 18 tahun itu bahkan mengaku, akan mengambil keputusan yang sama jika diberi kesempatan mengulang waktu.
- Yamal terus menjadi sorotan sejak memilih memperkuat timnas Spanyol meski memiliki darah Maroko. Keputusan yang diambil pada 2023 itu sempat memicu perdebatan, tetapi kini ia memastikan tidak pernah meragukannya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal akhirnya mengungkap fakta, dari sekian banyak pertanyaan publik terkait Maroko. Pemain Barcelona itu membeberkan, alasan lebih memilih membela Spanyol dari pada Maroko untuk Piala Dunia.
Yamal menegaskan, dirinya tidak pernah menyesali keputusan membela La Roja dibandingkan Maroko. Pemain berusia 18 tahun itu bahkan mengaku, akan mengambil keputusan yang sama jika diberi kesempatan mengulang waktu.
Yamal terus menjadi sorotan sejak memilih memperkuat timnas Spanyol meski memiliki darah Maroko. Keputusan yang diambil pada 2023 itu sempat memicu perdebatan, tetapi kini ia memastikan tidak pernah meragukannya.
Yamal mengungkapkan, bangga mengenakan seragam La Roja setelah ikut mengantarkan Spanyol menjuarai Euro 2024. Kini, ia kembali menjadi andalan negaranya di ajang Piala Dunia 2026.
"Saya sama sekali tidak menyesali pilihan saya. Jika waktu bisa diputar kembali, saya tetap akan memilih Spanyol," kata Yamal dalam wawancara bersama program El Larguero di Cadena SER, Rabu, 1 Juli 2026.
Yamal juga menyinggung, insiden sorakan bernada diskriminatif yang muncul dalam laga persahabatan melawan Mesir. Menurutnya, tindakan tersebut telah melukai banyak kalangan, khususnya umat Muslim.
"Ada sorakan yang menargetkan umat Muslim dan saya rasa hal itu mengganggu banyak orang. Namun, saya tidak ingin menggeneralisasi karena itu tidak mewakili seluruh rakyat Spanyol," ucap Yamal.
Pernyataan Yamal muncul menjelang laga Spanyol melawan Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Maroko telah memastikan langkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Belanda.
Lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026, Maroko berpeluang bertemu Spanyol apabila kedua tim terus melaju hingga semifinal. Yamal mengaku tengah menikmati pengalaman tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baginya, fase gugur merupakan momen sesungguhnya yang menentukan perjalanan setiap tim. "Berada di Piala Dunia adalah mimpi saya. Sekarang turnamen yang sebenarnya telah dimulai dan saya menikmati setiap momennya," kata Yamal.
Saat diminta menyebut kejutan terbesar di Piala Dunia 2026, Yamal memilih Paraguay. Ia menilai keberhasilan Paraguay melangkah jauh menjadi hasil yang paling tidak terduga sepanjang turnamen.
Selain itu, Yamal mengaku menikmati permainan Maroko, Pantai Gading, dan Ekuador. Ia juga menyampaikan kekagumannya kepada Jepang, sementara Argentina tetap menjadi salah satu tim favoritnya karena kehadiran Lionel Messi.
Di luar lapangan, Yamal mengaku sering merindukan keluarganya selama mengikuti turnamen. Ia menyebut dukungan dari ibu, ayah, nenek, dan para sepupunya menjadi sumber motivasi terbesar dalam perjalanan kariernya.
"Saya merindukan keluarga setiap malam. Kami saling mengirim foto dan itu memberi saya motivasi tambahan untuk terus berjuang," ucap Yamal.
Yamal juga menegaskan bahwa ketenaran bukanlah tekanan terbesar dalam hidupnya. Menurutnya, perjuangan kedua orang tuanya saat membesarkannya jauh lebih berat dibanding sorotan yang kini ia terima sebagai pesepak bola profesional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....