Murka, Mbappe Ledek Paraguay: Mereka Datang untuk Main Kotor
- 05 Jul 2026 10:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe mengaku, murka dengan gaya permainan Paraguay di Piala Dunia 2026. Mbappe meledek, Timnas Paraguay datang ke Pildun 2026 hanya untuk menampilkan permainan kasar dan kotor.
- Kritik pedas Mbappe itu, terlontar usai Prancis menumbangkan La Albirroja dengan skor tipis 1-0 di fase gugur Pildun 2026.
- Kami telah menunjukkan kepada Paraguay bahwa jika mereka ingin bermain kotor, kami juga bisa melakukannya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe mengaku, murka dengan gaya permainan Paraguay di Piala Dunia 2026. Mbappe meledek, Timnas Paraguay datang ke Pildun 2026 hanya untuk menampilkan permainan kasar dan kotor.
Kritik pedas Mbappe itu, terlontar usai Prancis menumbangkan La Albirroja dengan skor tipis 1-0 di fase gugur Pildun 2026. Penyerang Les Bleus itu menilai lawannya lebih banyak mengandalkan permainan keras daripada memainkan sepak bola.
Sepanjang pertandingan, Paraguay beberapa kali melakukan pelanggaran keras terhadap para pemain Prancis. Namun, tim asal Amerika Selatan tersebut tidak menerima satu pun kartu kuning, meski aksi mereka memicu protes dari kubu Les Bleus.
Mbappe menegaskan, Prancis tidak gentar menghadapi permainan fisik yang diperlihatkan Paraguay. Menurutnya, timnya siap merespons dengan cara yang sama jika situasi di lapangan menuntut hal tersebut.
"Kami telah menunjukkan kepada Paraguay bahwa jika mereka ingin bermain kotor, kami juga bisa melakukannya. Paraguay tidak datang ke sini untuk bermain sepak bola, tetapi kami telah menunjukkan bagaimana cara melakukannya," kata Mbappe usai laga Prancis vs Paraguay seperti dilansir FIFA, Minggu, 5 Juli 2026.
Mbappe juga menilai, Les Bleus mampu menunjukkan sisi lain dari permainan Prancis. Ia mengatakan, skuad Prancis bukan hanya kuat dalam menyerang, tetapi juga siap bertarung secara fisik ketika dibutuhkan.
"Jika kami harus menyingsingkan lengan baju, kami akan melakukannya. Mereka mengira kami hanya bisa bermain indah, tetapi kami juga siap menghadapi pertandingan yang keras," ucap Mbappe.
Hal senada, juga diungkapkan Gelandang muda Prancis, Rayan Cherk. Ia turut mempertanyakan keputusan wasit dan VAR dalam pertandingan Prancis vs Paraguy.
Ia mengaku, heran melihat banyaknya pelanggaran Paraguay yang tidak berujung kartu. Ia menghitung, setidaknya para pemain Timnas Paraguay telah melakukan sebanyak 30 pelanggaran terhadap pemain Prancis.
"Saya tidak mengerti bagaimana Paraguay bisa melakukan sekitar tiga puluh pelanggaran tanpa mendapat kartu kuning. Hari ini kami menunjukkan kepada semua orang yang ingin berperang melawan kami bahwa kami sudah siap," kata Cherki.
Ketegangan belum sepenuhnya mereda setelah peluit panjang dibunyikan. Selebrasi para pemain Prancis di depan skuad Paraguay sempat memicu adu argumen, meski situasi akhirnya berhasil diredam tanpa insiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....