Piala Dunia 2026 Berakhir Pahit, Steve Clarke Pamit Undur Diri dari Skotlandia

  • 28 Jun 2026 08:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Era Steve Clarke bersama Timnas Skotlandia resmi berakhir usai menjalani laga di Piala Dunia 2026.
  • Keputusan tersebut, diumumkannya tidak lama setelah peluang Skotlandia lolos ke fase gugur tertutup. Hasil kemenangan Kroasia atas Ghana membuat The Tartan Army dipastikan tersingkir dari persaingan.
  • Skotlandia sebenarnya mengawali turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti. Namun, hasil itu dinilai belum cukup meyakinkan karena gagal memperbaiki selisih gol yang menjadi salah satu penentu klasemen.

RRI.CO.ID, Jakarta - Era Steve Clarke bersama Timnas Skotlandia resmi berakhir usai menjalani laga di Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 62 tahun itu memutuskan, mengundurkan diri dari jabatannya setelah Skotlandia dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut, diumumkannya tidak lama setelah peluang Skotlandia lolos ke fase gugur tertutup. Hasil kemenangan Kroasia atas Ghana membuat The Tartan Army dipastikan tersingkir dari persaingan.

Skotlandia sebenarnya mengawali turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti. Namun, hasil itu dinilai belum cukup meyakinkan karena gagal memperbaiki selisih gol yang menjadi salah satu penentu klasemen.

Performa Skotlandia kemudian merosot tajam, kekalahan 0-1 dari Maroko dan dibantai Brasil 0-3 membuat mereka hanya mengoleksi tiga poin. Yakni, engan selisih gol minus tiga, sehingga gagal masuk dalam daftar tim peringkat ketiga terbaik.

Tidak lama setelah kegagalan tersebut, Clarke memilih mengakhiri pengabdiannya yang telah berlangsung sejak 2019. Padahal, ia baru saja memperpanjang kontraknya bersama Asosiasi Sepak Bola Skotlandia untuk empat tahun ke depan.

Dalam pernyataan perpisahannya, Clarke menyampaikan pesan emosional. Pesan tersebut, ditujukan kepada para pemain yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional.

"Aspek yang paling mengharukan dari perpisahan ini adalah para pemain saya. Tanpa mereka, kami tidak akan memiliki kenangan yang telah kami bangun sejak 2019," ujar Clarke dalam keterangannya seperti dilansir laman Scottish FA, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurut Clarke, para pemain Skotlandia layak mendapatkan semua pujian dan kekaguman atas permainannya di Piala Dunia 2026. "Terima kasih telah memberi saya kesempatan berada di sini, dan semoga sukses bagi pengganti saya," kata Clarke.

Kepergian Clarke menjadi momen yang emosional bagi sepak bola Skotlandia. Di bawah kepemimpinannya, tim nasional berhasil kembali tampil di dua edisi Piala Eropa dan mengakhiri penantian panjang tampil di Piala Dunia sejak 1998.

Meski langkah Skotlandia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari harapan, warisan Clarke tetap mendapat pengakuan. Ia dinilai sebagai sosok yang berhasil mengangkat kembali daya saing tim nasional di level internasional.

Asosiasi Sepak Bola Skotlandia bahkan menyebut Steve Clarke sebagai pelatih tim nasional tersukses sepanjang sejarah. Pengakuan tersebut menjadi penutup yang layak atas perjalanan panjangnya membangun kembali sepak bola Skotlandia.

Kini, Skotlandia memasuki babak baru dengan mencari sosok pengganti yang mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun Clarke. Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum kebangkitan sekaligus membawa The Tartan Army kembali bersaing di turnamen besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....