Gagal ke Piala Dunia 2026, Omar Artan Pimpin UEFA Super Cup
- 12 Jun 2026 11:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UEFA menunjuk wasit Somalia, Omar Artan, sebagai pengadil UEFA Super Cup 2026 setelah gagal bertugas di Piala Dunia 2026 akibat kendala visa masuk Amerika Serikat.
- Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menyebut penunjukan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kualitas perwasitan Artan sekaligus komitmen terhadap persatuan dan non-diskriminasi.
- Omar Artan, penerima penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF 2025, akan memimpin laga antara Paris Saint-Germain dan Aston Villa pada UEFA Super Cup 2026 di Salzburg, 12 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - UEFA menunjuk wasit asal Somalia, Omar Artan, untuk memimpin pertandingan UEFA Super Cup 2026 mendatang. Penunjukan tersebut dilakukan setelah Artan gagal bertugas pada Piala Dunia 2026 karena kendala izin masuk Amerika.
Keputusan UEFA menjadi bentuk dukungan terhadap karier Artan yang sebelumnya kehilangan kesempatan tampil pada ajang dunia. Wasit berusia 34 tahun tersebut sempat masuk daftar perangkat pertandingan sebelum permohonan visanya ditolak otoritas setempat.
Artan dikenal sebagai salah satu wasit terbaik Afrika yang memiliki pengalaman memimpin berbagai pertandingan bergengsi internasional. Namanya juga tercatat sebagai Wasit Pria Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika atau CAF pada tahun 2025.
"Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan manusia melalui semangat persatuan, kesetaraan, dan penghormatan tanpa diskriminasi. UEFA ingin menunjukkan penghargaan kepada Omar Artan atas dedikasi serta kualitas perwasitannya yang luar biasa," kata Presiden UEFA, Aleksander Ceferin dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 12 Juni 2026.
Setelah dipastikan tidak bertugas pada Piala Dunia, masa depan Artan sempat menjadi perhatian berbagai kalangan. FIFA sebelumnya mengonfirmasi bahwa dirinya tidak dapat menjalankan tugas akibat persoalan administrasi perjalanan internasional.
UEFA kemudian melakukan pembahasan bersama CAF sebelum mengambil keputusan menunjuk Artan pada pertandingan prestisius tersebut. Langkah tersebut juga menjadi bagian implementasi kerja sama baru antara UEFA dan CAF dalam bidang perwasitan.
Kerja sama kedua konfederasi menitikberatkan pada pengembangan sepak bola serta peningkatan kualitas perangkat pertandingan internasional. Selain itu, kedua organisasi juga menegaskan komitmen terhadap nilai persatuan, kesetaraan, dan non diskriminasi global.
"Saya berterima kasih kepada Presiden CAF Patrice Motsepe yang mendukung penuh inisiatif penting ini sejak awal. Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung perkembangan sepak bola dan kualitas perwasitan dunia," ujarnya.
Dalam UEFA Super Cup 2026, Artan dijadwalkan memimpin laga antara Paris Saint-Germain melawan Aston Villa mendatang. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Salzburg pada 12 Agustus 2026 dan menjadi sorotan pencinta sepak bola.
Penunjukan tersebut sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan karier internasional wasit asal Somalia tersebut. Meski masih tergolong muda, Artan dinilai telah membuktikan kapasitasnya pada berbagai kompetisi level tertinggi dunia.
Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan menerima keputusan penolakan masuk Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026. Meski gagal bertugas pada turnamen tersebut, ia memilih tetap fokus melanjutkan karier profesionalnya.
Omar sebelumnya masuk dalam daftar perangkat pertandingan yang disiapkan untuk ajang sepak bola dunia tersebut. Prestasinya sebagai wasit terbaik Afrika tahun 2025 membuat kehadirannya dinantikan pecinta sepak bola internasional.
"Meskipun menghadapi situasi sulit, saya tetap dalam kondisi baik dan fokus menghadapi tantangan karier berikutnya. Saya menghargai dukungan yang diberikan keluarga besar sepak bola dunia selama menghadapi peristiwa ini," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....