Klub Super League Ramai Ganti Pelatih Usai Musim Berakhir

  • 28 Mei 2026 05:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sejumlah klub papan atas Super League mengganti pelatih usai musim 2025/2026 berakhir.
  • Daniel Siahaan menilai pergantian pelatih dilakukan demi target prestasi lebih tinggi musim depan.
  • Persija dikabarkan membidik Shin Tae-yong, sementara Persib menunjuk Igor Tolic menggantikan Bojan Hodak.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah klub Super League mengganti pelatih setelah musim 2025/2026 resmi berakhir. Pergantian terjadi pada tim papan atas seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Borneo FC.

Pengamat sepakbola, Daniel Siahaan, menilai perubahan dilakukan demi target lebih tinggi musim depan. Ia menyebut manajemen ingin memperbaiki performa sekaligus mengejar prestasi lebih besar.

“Dari empat tim besar, tiga tim teratas melakukan pergantian pelatih,” kata Daniel Siahaan, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu, 27 Mei 2026. Menurutnya, perubahan dianggap perlu meski tidak menjamin prestasi tim langsung meningkat.

Di Persija Jakarta, Mauricio Souza tidak diperpanjang setelah gagal memenuhi target juara. Persija disebut ingin memberi hadiah spesial pada ulang tahun Jakarta ke-500 tahun depan.

“DKI tentu ingin memberikan kado spesial dengan menjadi juara Super League musim depan,” ujarnya. Daniel menyebut nama Shin Tae-yong masuk radar Persija Jakarta.

Namun, Daniel menilai peluang merekrut Shin Tae-yong tidak mudah bagi Persija. Ia menyebut pelatih asal Korea Selatan itu masih menangani klub di liga domestik negaranya.

“STY gajinya 1,9 miliar. Apakah Persija mampu?” kata Daniel. Menurutnya, faktor finansial menjadi tantangan besar bagi manajemen Persija Jakarta.

Sementara itu, Borneo FC juga resmi berpisah dengan Fabio Lefundes akhir musim ini. Padahal, Borneo FC finis sebagai runner-up Super League musim 2025/2026.

Di Persib Bandung, Bojan Hodak tidak lagi menjabat pelatih kepala musim depan. Meski begitu, Bojan tetap berada di klub sebagai penasihat teknis kelompok pemegang saham.

Daniel menilai keputusan Persib tetap tepat karena Bojan masih memahami kebutuhan tim. Ia juga menyebut Bojan sukses mempersembahkan tiga gelar juara beruntun untuk Persib.

Sebagai pengganti, Persib menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala musim depan. Igor sebelumnya menjadi asisten pelatih dan ikut berkontribusi dalam kesuksesan Persib.

“Igor tinggal running saja karena sudah memahami situasi Persib,” ujar Daniel. Namun, ia menilai faktor nonteknis tetap memengaruhi keberhasilan sebuah tim.

Daniel juga menyoroti pentingnya pelatih dilibatkan dalam perekrutan pemain baru. Menurutnya, banyak transfer gagal karena pemain tidak sesuai kebutuhan pelatih.

“Alangkah lebih baik jika pelatih sudah ada sebelum rekrutmen pemain dilakukan,” katanya. Ia menilai hal itu dapat mengurangi kemungkinan tejadinya pergantian pemain pada putaran kedua kompetisi.

Daniel berharap kehadiran pelatih asing berkualitas membawa dampak positif bagi kompetisi nasional. Ia ingin kualitas Super League meningkat hingga mampu bersaing di level internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....