Del Piero Soroti Krisis Sepak Bola Italia, Desak Reformasi Struktural
- 04 Apr 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Del Piero Serukan Reformasi, Bukan Saling Menyalahkan
- Legenda sepakbola Italia ini dengan keras mengaku malu dengan kondisi ini.
- Bintang Juventus itu menegaskan kegagalan Italia bukan salah satu orang
- Italia pernah krisis pada tahun 1982 dan 2006
RRI.CO.ID, Jakarta — Legenda sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, menyoroti krisis yang tengah melanda sepak bola Italia usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Ia menegaskan perlunya reformasi struktural, bukan sekadar saling menyalahkan.
Del Piero mengaku malu dengan kondisi tersebut. Ia menyebut kegagalan timnas Italia sebagai situasi yang memprihatinkan, terutama setelah kembali gagal tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.
“Kegagalan pada 2018 membuat semua terkejut, yang kedua adalah mimpi buruk, dan yang ketiga mulai membuat Italia malu. Kita adalah kekuatan besar dan kita gagal untuk ketiga kalinya,” ujar Del Piero, dikutip dari Football Italia.
Kegagalan ini terjadi di bawah asuhan pelatih Gennaro Gattuso. Namun, Del Piero menegaskan bahwa persoalan yang terjadi tidak bisa dibebankan kepada satu individu saja.
Menurutnya, masalah dalam sepak bola Italia telah muncul jauh sebelum kepemimpinan Gattuso maupun Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina.
“Banyak masalah muncul sekarang. Budaya egois membuat sepak bola Italia memburuk, banyak orang hanya menyelamatkan diri sendiri,” ujarnya.
Del Piero menambahkan, Italia pernah mengalami krisis serupa, seperti sebelum keberhasilan di Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 2006. Saat itu, Italia mampu bangkit dengan membangun kembali fondasi sepak bola, terutama melalui pembinaan pemain muda.
Ia menekankan bahwa kunci kebangkitan terletak pada kerendahan hati dan kemauan untuk memulai kembali dari awal. “Yang dibutuhkan sekarang adalah kerendahan hati dan kemauan untuk memulai lagi, belajar, serta menganalisis siapa yang melakukannya dengan baik,” kata Del Piero.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....