Menang Sesuai Target, Herdman Sebut Set Piece Jadi Kunci Keunggulan Garuda

  • 28 Mar 2026 12:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut kemenangan timnya sesuai target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan
  • Set piece menjadi salah satu kunci keunggulan Indonesia dalam laga melawan Saint Kitts dan Nevis
  • Pelatih Saint Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, menilai timnya tampil cukup baik pada awal pertandingan sebelum kebobolan
  • Hasil ini memastikan Indonesia melaju ke partai final FIFA Series 2026 dan menghadapi Bulgaria

RRI.CO.ID, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut kemenangan timnya sesuai target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan. Ia menilai strategi yang disiapkan mampu dijalankan dengan baik oleh para pemain sepanjang laga berlangsung.

“Ya, kami menetapkan target sebelum pertandingan untuk menang 4 gol dan tidak kebobolan. Kami tahu kami harus mengusahakannya,” kata Herdman usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK) Senayan pada Jumat, 27 Maret 2026 malam WIB.

Ia juga menekankan pentingnya situasi bola mati (set piece) yang menentukan hasil pertandingan. Menurutnya, aspek tersebut menjadi salah satu kunci keunggulan Indonesia dalam laga tersebut.

“Tidak kebobolan itu tentang disiplin, dan untuk menang dari set piece itu juga penting. Karena kami banyak berlatih untuk itu,” ucap pelatih asal Consett, Inggris itu.

Selain itu, Herdman mengapresiasi profesionalisme para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik meski waktu persiapan cukup terbatas. Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengaku bangga terhadap performa timnya yang tetap solid meski baru menjalani beberapa sesi latihan bersama.

“Kami ingin memberikan banyak kesempatan bagi para pemain yang sudah berpartisipasi dalam latihan. Saya pikir mereka menjalankan pertandingan dengan sangat profesional,” ujar Herdman.

“Ini adalah pertama kali kami bersama, hanya dalam beberapa sesi latihan. Tapi, saya sangat bangga dengan para pemain kami malam ini,” katanya.

Herdman menambahkan bahwa gol-gol yang tercipta juga berasal dari situasi transisi yang dimanfaatkan dengan baik oleh tim. Ia menilai elemen tersebut sangat penting dalam sepak bola modern di level internasional.

“Dan beberapa gol di transisi, yang mana secara internasional, saya pikir itu salah satu bagian yang paling penting. Jadi, saya senang dengan elemen-elemen pencapaian itu hari ini,” ucap Herdman.

“Tapi, ini baru permulaan, perjalanan kami masih panjang. Dan kami memiliki pertandingan berat melawan Bulgaria,” ujar mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.

Sementara itu, pelatih Saint Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, menilai timnya tampil cukup baik pada awal pertandingan. Ia menyebut organisir permainan berjalan sesuai rencana sebelum kebobolan.

“Saya meyakini pada 15 menit pertama, kami sangat terorganisasi dan tim kami sangat kuat. Pemain kami mengerti permainan dan taktik yang diterapkan,” kata Serrano.

Namun, ia menyayangkan peluang yang gagal dimanfaatkan pada awal laga yang bisa mengubah jalannya pertandingan. “Menurut saya, jika kami mencetak gol di 15 menit pertama, permainan bisa sedikit berbeda,” ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia meraih kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Empat gol Garuda dicetak oleh Beckham Putra dengan dua gol, Ole Romeny, dan Mauro Zijlstra.

Hasil ini memastikan Indonesia melaju ke partai final FIFA Series 2026 dan menghadapi Bulgaria. Pertandingan final tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, di SUGBK pukul 20.00 WIB.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....