FFI dan KFI Hadiri Copa de España 2026, Bangun Koneksi Strategis

  • 20 Mar 2026 23:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FFI dan KFI aktif membangun koneksi strategis dengan pelaku industri futsal global dengan menghadiri Copa de Espana 2026
  • FFI dan KFI juga memanfaatkan momentum ini untuk memahami secara langsung sistem pembinaan usia muda yang menjadi fondasi kekuatan futsal Spanyol.
  • Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang FFI dan KFI dalam membangun koneksi global, memperkuat ekosistem, serta mempercepat transformasi futsal Indonesia agar mampu bersaing dengan talenta dan tim-tim terbaik dunia.

RRI.CO.ID, Granada - Federasi Futsal Indonesia bersama KFI menegaskan langkah serius menuju level global dengan menghadiri Copa de España 2026 di Granada, turnamen futsal elit yang telah menjadi benchmark dunia sejak musim 1989/90. Jajaran FFI dan KFI tidak hanya hadir sebagai observer tetapi aktif membangun koneksi strategis dengan para pelaku utama industri futsal global.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar dan Direktur Utama KFI Rorian Pratyaksa turut didampingi oleh PFL Advisor Jose Tirado serta Direktur Teknik Futsal sekaligus Head Coach Hector Souto dalam misi strategis ini. Turnamen ini mempertemukan delapan tim terbaik Liga Spanyol seperti ElPozo Murcia, Barça, Movistar Inter, Illes Balears Palma Futsal, Jaén Paraíso Interior.

Jimbee Cartagena, Quesos El Hidalgo Manzanares, dan Viña Albali Valdepeñas yang selama ini dikenal sebagai representasi standar tertinggi futsal dunia. Selain menyaksikan pertandingan hingga final termasuk Copa de España Juvenil, FFI dan KFI memanfaatkan momentum ini untuk memahami secara langsung sistem pembinaan usia muda yang menjadi fondasi kekuatan futsal Spanyol.

Agenda strategis lainnya adalah pelaksanaan coaching progress bersama Real Federación Española de Fútbol (RFEF). Berfokus pada penguatan metodologi kepelatihan, kurikulum pengembangan pemain, serta sistem pembinaan berjenjang.

Tak hanya dari sisi teknis, FFI dan KFI melakukan sejumlah pertemuan dengan berbagai brand olahraga global dan mitra industri untuk membuka peluang kolaborasi komersial. Diskusi ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar baik dari sisi prestasi maupun pasar untuk berkembang dalam ekosistem futsal dunia yang semakin kompetitif.

Atmosfer Copa de España turut mempertemukan para owner klub, manajer, direktur teknik, hingga eksekutif dari berbagai negara yang menjadi pemangku kepentingan utama futsal global. Kehadiran FFI dan KFI di forum ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Indonesia masuk dalam radar ekosistem futsal dunia yang selama ini didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Latin.

Direktur Utama KFI Rorian menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari strategi besar untuk membawa futsal Indonesia ke panggung global. "Serius go global bukan sekadar slogan, kami datang untuk memastikan Indonesia diperhitungkan, belajar langsung dari yang terbaik, " katanya dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat 20 Maret 2026.

"Kami membangun koneksi dengan para pengambil keputusan. Juga membuka akses agar futsal Indonesia tidak lagi berada di pinggiran," ujar Rorian.

Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menambahkan bahwa kehadiran Indonesia harus memberikan dampak nyata dan target jelas setelah forum ini. "Kami tidak ingin hanya hadir dan belajar, target kami jelas setelah forum ini semua pihak di ekosistem futsal global tahu bahwa Indonesia ada, ini tentang positioning," ujar Michael.

Dari level juvenil, sistem kepelatihan, hingga koneksi industri, semua didorong agar futsal Indonesia masuk dalam radar elit dunia. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang FFI dan KFI dalam membangun koneksi global, memperkuat ekosistem.

Serta mempercepat transformasi futsal Indonesia agar mampu bersaing dengan talenta dan tim-tim terbaik dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....