FFI Buka "Bidding" Tuan Rumah Futsal Super Cup 2026

  • 01 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Federasi Futsal Indonesia (FFI) membuka proses penawaran (bidding) untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Futsal Super Cup 2026. Ini merupakan agenda penting dalam kalender kompetisi nasional yang bertujuan meningkatkan standar penyelenggaraan futsal di Indonesia.

Futsal Super Cup 2026 direncanakan berlangsung selama tiga hari pada minggu pertama atau kedua September 2026. Turnamen ini akan diikuti klub-klub futsal profesional, anggota asosiasi futsal provinsi dan kota/kabupaten, serta pihak swasta.

Linimasa proses bidding dimulai dengan pembukaan pendaftaran pada 2 Maret 2026. Batas akhir pengajuan dokumen pada 31 Mei 2026 dilanjutkan periode seleksi dan evaluasi dokumen pada 1-14 Juni 2026.

Pengumuman pemenang bidding rencananya berlangsung pada awal Juli 2026. Tujuannya untuk memberikan waktu persiapan yang cukup bagi calon tuan rumah.

FFI mewajibkan peminat untuk mengirimkan pernyataan melalui email resmi secretariat@futsalindonesia.org sejak tanggal pendaftaran dibuka. Calon tuan rumah harus menyusun dokumen penawaran secara komprehensif yang mencakup aspek administratif, teknis, komersial, dan operasional.

Seluruh proses seleksi akan dilakukan secara objektif, profesional, dan akuntabel oleh tim verifikasi FFI. Hal ini sesuai Peraturan Federasi Futsal Indonesia Nomor 013/FFI-LGL/VII-PER/2025.

Melalui penawaran ini, FFI berharap dapat menghadirkan Futsal Super Cup 2026 yang berstandar nasional dan berdaya saing tinggi. Ini semuanya demi kemajuan industri futsal Tanah Air yang selama beberapa waktu belakangan menunjukkan perkembangan signifikan.

FFI merupakan induk cabang olahraga futsal resmi yang berada di bawah naungan PSSI. Lembaga ini bertanggung jawab terhadap pengembangan, pembinaan, dan penyelenggaraan kompetisi futsal profesional dan amatir di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan Futsal Super Cup 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan futsal nasional. Ini karena kejuaraan ini melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan dalam ekosistem olahraga yang semakin profesional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....