IKN Kembangkan Ekowisata dan Pariwisata Kebugaran

  • 31 Agt 2026 02:50 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengembangkan sektor pariwisata melalui klaster ekowisata dan pariwisata kebugaran. Pengembangan ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperpanjang waktu tinggal wisatawan di IKN.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN Mia Amalia mengatakan, pengembangan pariwisata di IKN tidak hanya mengandalkan kegiatan budaya, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya.

“Yang sedang dikembangkan itu adalah kluster ekowisata dan pariwisata kebugaran,” ujar Mia, Sabtu 30 Agustus 2026.

Mia mengatakan OIKN telah mengidentifikasi berbagai daerah tujuan wisata, baik yang berada di dalam delineasi IKN maupun di kawasan sekitarnya.

Menurutnya, OIKN tidak hanya mengembangkan pariwisata urban di kawasan IKN. Pemerintah juga mengembangkan destinasi wisata di sekitar IKN agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan kunjungan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan waktu tinggal wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata bagi masyarakat lokal. OIKN menjadikan ekowisata dan pariwisata kebugaran sebagai bagian dari klaster ekonomi yang saat ini tengah dikembangkan di IKN.

Mia menambahkan, IKN kini tidak hanya berdiri sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, tetapi juga bertransformasi menjadi destinasi wisata masa depan yang memikat. Mengusung konsep Smart Forest City, IKN menawarkan harmoni unik antara kemegahan arsitektur modern yang ramah lingkungan dengan keasrian alam tropis Kalimantan yang eksotis.

Berikut adalah sejumlah tempat wisata ikonik di IKN.

1. Kemegahan Arsitektur di Kawasan Inti (KIPP)

Di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), pengunjung akan disuguhkan fasilitas publik berkelas dunia yang estetik dan sarat makna teknologi masa depan:

  • Plaza Seremoni: Pusat ruang publik terbuka yang dilengkapi dengan viewing deck, area pedestrian yang luas, mini amphitheater, serta kafetaria. Tempat ini menjadi titik terbaik untuk menikmati suasana sore hari dengan lanskap kota yang tertata rapi.
  • Taman Kusuma Bangsa: Tempat penghormatan yang sakral untuk mengenang jasa proklamator Bung Karno dan Bung Hatta. Area ini menjadi spot foto favorit wisatawan karena menawarkan sudut lanskap megah yang mempertemukan elemen tiang bendera raksasa dengan latar belakang Istana Garuda dari kejauhan.
  • Glamping IKN dan Jembatan Kaca: Berada di salah satu titik tertinggi kawasan, tempat ini menyediakan jembatan kaca setinggi lebih dari 20 meter. Dari atas jembatan, Anda bisa menikmati panorama hutan hijau berpadu dengan struktur bangunan modern IKN secara gratis.
  • Rumah Teknologi Nusantara: Sebuah museum edukasi futuristik yang menampilkan berbagai informasi interaktif mengenai implementasi teknologi canggih dan konsep kota pintar (smart city) yang diterapkan di IKN.

2. Pesona Ekowisata dan Sejarah di Sekitar IKN

Bagi pencinta petualangan dan alam liar Kalimantan, wilayah penyangga di sekitar Nusantara menyimpan kekayaan ekosistem yang luar biasa:

  • Monumen Titik Nol Nusantara: Monumen bersejarah setinggi 50 cm yang menjadi simbol awal mula pembangunan IKN. Tempat ini memiliki nilai historis kuat karena menjadi lokasi prosesi penyatuan tanah dan air dari seluruh provinsi di Indonesia.
  • Desa Wisata Mentawir: Terletak di Kecamatan Sepaku, desa wisata ini mengajak pengunjung menyusuri hutan mangrove yang masih sangat alami menggunakan perahu tradisional sembari menikmati produk lokal khas warga setempat.
  • Goa Batu Tapak Raja: Berada di Desa Wonosari, objek wisata alam ini menawarkan keindahan stalaktit eksotis berbentuk unik yang menyerupai telapak kaki, lengkap dengan panorama danau asri yang bisa dijelajahi menggunakan perahu karet.
  • Bukit Bangkirai: Kawasan konservasi hutan hujan tropis purba yang terkenal dengan canopy bridge atau jembatan gantung di antara tajuk pohon raksasa. Di sini, Anda bisa merasakan sensasi berjalan di ketinggian hutan sembari melihat flora dan fauna endemik Kalimantan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....