Tak Ingin Jadi ‘Tim Penggembira’ di Porprov, PSSI Kubar Datangkan Pelatih Nasional

  • 02 Jul 2026 07:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Barat (Kubar) membuat gebrakan besar dalam mempersiapkan tim sepak bola menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026. Demi meraih prestasi maksimal, PSSI Kubar resmi menunjuk Fauzi Lamarauna, atau yang akrab disapa Coach Zicko, sebagai kepala pelatih kepala.

Ketua PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, menegaskan langkah berani mengambil pelatih berlisensi B AFC dari luar Kalimantan Timur ini telah melalui pertimbangan yang sangat matang.

"Keputusan dan keberanian harus diambil oleh kami pengurus PSSI Kutai Barat dalam usaha meraih prestasi secara maksimal di cabor sepak bola untuk berlaga di Porprov 2026. Kami ingin menciptakan tim yang padu, solid, dan berkarakter, bukan sekadar menjadi tim penggembira," ujar Teddy, Rabu 1 Juli 2026.

Selain membenahi performa tim, PSSI Kubar juga menjadikan kehadiran Coach Zicko sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya manusia. Pelatih-pelatih lokal akan dilibatkan sebagai asisten agar dapat menyerap pengalaman, metode latihan, dan filosofi kepelatihan yang dimiliki pelatih asal Sulawesi Tengah tersebut.

PSSI Kubar kini tengah menyusun program kerja menyeluruh, mulai dari perekrutan pengurus, manajemen asisten, hingga penyaringan pemain. Meski memakai juru taktik luar daerah, Teddy memastikan timnya akan tetap mengutamakan talenta-talenta lokal asli Kutai Barat.

Ia berharap seluruh program yang telah disusun mendapat dukungan penuh dari semua pihak sehingga sepak bola Kutai Barat mampu mencatatkan prestasi terbaik di Porprov 2026 yang akan digelar November mendatang di Kabupaten Paser.

Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Bupati Frederick Edwin, dan KONI Kutai Barat yang terus mendukung pembinaan olahraga, khususnya cabang sepak bola.

Sementara Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menyambut positif langkah PSSI Kubar mendatangkan pelatih berpengalaman dari luar daerah. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan keseriusan pengurus dalam membangun tim yang mampu bersaing pada Porprov Kalimantan Timur 2026.

"KONI tentu mendukung untuk meningkatkan prestasi olahraga Kutai Barat. Kehadiran pelatih yang memiliki pengalaman di kompetisi nasional kita harapkan bisa meningkatkan kualitas permainan, menambah wawasan pelatih lokal, dan memotivasi para atlet agar tampil lebih baik di Porprov," ujar Alsiyus.

Ia berharap sinergi antara pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan pemerintah daerah terus terjalin sehingga target meraih prestasi di Porprov 2026 dapat diwujudkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....