PSSI Kubar Gelar Empat Liga Sekaligus, Libatkan 45 SSB dengan 233 Pertandingan

  • 13 Jun 2026 20:22 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Persatua Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kutai Barat mulai menggulirkan empat kompetisi sepak bola usia dini dan remaja secara bersamaan pada musim 2026. Program pembinaan terbesar yang pernah digelar tersebut melibatkan 45 Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan total 233 pertandingan yang akan berlangsung sepanjang musim.

Ketua PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, mengatakan empat kompetisi tersebut meliputi Bocah Seru Liga U-9/U-10, Bocah Seru Liga U-11/U-12, Kubar Women Liga, dan Kubar Junior League U-15. Seluruh kompetisi dirancang untuk menciptakan pembinaan yang berkelanjutan bagi pesepak bola muda di Kutai Barat.

"Total ada 233 pertandingan yang akan dimainkan. Ini menjadi kompetisi pembinaan terbesar yang pernah kami laksanakan di Kutai Barat, bahkan se-Kaltim " ujar Teddy saat pembukaan Liga Sepak Bola Anak Tingkat Kabupaten Kutai Barat di Stadion Swalas Gunaq, Barong Tongkok, Sabtu 13 Juni 2026.

Teddy menjelaskan, kompetisi kelompok usia 9-10 tahun diikuti delapan SSB, sementara kelompok usia 11-12 tahun diikuti 17 SSB. Pada kategori putri, Kubar Women Liga diikuti enam SSB, sedangkan Kubar Junior League U-15 diikuti 14 SSB.

Menurutnya, penyelenggaraan liga ini merupakan jawaban atas kebutuhan puluhan SSB yang selama ini menginginkan kompetisi rutin sebagai wadah pembinaan pemain muda. Kehadiran kompetisi berjenjang dinilai penting agar anak-anak memiliki ruang untuk berkembang dan mengasah kemampuan melalui pertandingan yang terukur.

"Kami memiliki 48 SSB yang sudah terafiliasi dengan PSSI Kutai Barat. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mereka untuk bertanding secara berkelanjutan dan meningkatkan kualitas permainan," katanya.

Teddy mengaku kompetisi terpanjang akan berlangsung pada Kubar Junior League U-15 yang dijadwalkan mulai 19 Juni 2026 hingga 19 Juni 2027. Pertandingan akan digelar secara rutin setiap bulan pada pekan kedua dan keempat.

Teddy menegaskan, tujuan utama liga bukan sekadar mencari juara, melainkan membangun fondasi sepak bola Kutai Barat dari usia dini. Melalui kompetisi yang berkesinambungan, PSSI berharap dapat mencetak pemain-pemain berkualitas yang nantinya mampu memperkuat tim daerah pada ajang Suratin, Porprov Kalimantan Timur, hingga kompetisi tingkat nasional.

"Ini adalah blueprint pembinaan sepak bola Kutai Barat. Anak-anak yang bermain hari ini akan terus naik ke jenjang berikutnya. Dari sinilah kami menyiapkan generasi emas sepak bola Kutai Barat di masa depan," ucapnya.

Selain mengejar prestasi, PSSI Kubar juga menjadikan kompetisi sebagai sarana membangun karakter generasi muda. Melalui olahraga, anak-anak diajak hidup sehat, disiplin, menjunjung sportivitas, serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan kenakalan remaja.

PSSI Kutai Barat berharap dengan bergulirnya empat liga sekaligus, gairah sepak bola usia dini semakin tumbuh dan melahirkan talenta-talenta lokal yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....