PSSI Kubar Rekrut Pelatih Berlisensi AFC untuk Hadapi Porprov Kaltim 2026
- 02 Jul 2026 07:26 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kutai Barat merekrut pelatih profesional berlisensi B AFC, Fauzi Lamarauna atau Coach Zicko, sebagai pelatih kepala tim sepak bola Kubar untuk menghadapi Porprov Kalimantan Timur 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PSSI Kubar untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus membidik prestasi, bukan sekadar menjadi peserta di ajang olahraga multievent tersebut.
Ketua Askab PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, mengatakan keputusan merekrut pelatih dari luar Kalimantan Timur diambil setelah melalui berbagai pertimbangan. Pengalaman serta lisensi kepelatihan yang dimiliki Coach Zicko dinilai mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat mental bertanding para pemain Kutai Barat.
"Kami mengambil keputusan ini sebagai upaya memaksimalkan prestasi sepak bola Kutai Barat di Porprov 2026. Kami ingin membangun tim yang solid, berkarakter, dan mampu bersaing," kata Teddy, Rabu 1 Juli 2026.
Coach Zicko bukan sosok baru di dunia sepak bola nasional. Pelatih asal Sulawesi Tengah itu memiliki pengalaman menangani berbagai tim, mulai dari kelompok usia hingga level senior. Ia mengawali karier bersama Persido Donggala pada ajang Soeratin Cup U-17 musim 2017–2018 dan berhasil membawa tim tersebut menembus putaran nasional.
Selanjutnya, ia menangani Celebest FC di Liga 3, bergabung dengan Safin Pati Academy, serta melatih tim Liga Santri Sulawesi Tengah hingga lolos ke putaran nasional. Pada level pembinaan usia muda, Coach Zicko dipercaya menangani RANS Nusantara FC U-16 di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2023. Kariernya kemudian berlanjut bersama Persipas Paser di Liga 4, Garda FC Palu pada Liga 4 Seri Sulawesi Tengah, dan pada 2026 bergabung sebagai pelatih di Akademi Persib Bandung.
Rekam jejak itu membuat PSSI Kubar makin kepincut. Menurut Teddy, kehadiran Coach Zicko tidak hanya bertujuan meningkatkan performa tim, tetapi juga menjadi bagian dari program pengembangan sumber daya pelatih di Kutai Barat. PSSI Kubar akan melibatkan pelatih lokal sebagai asisten agar dapat menyerap pengalaman dan metode kepelatihan yang dimiliki pelatih berlisensi AFC tersebut.
“Diharapkan juga dengan lisensi kepelatihan yang lebih tinggi dapat menularkan ilmu kepelatihan kepada para pelatih Kubar sebagai asistennya. Dan kami susun dalam program kerja PSSI Kubar,” kata Teddy.
Di sisi lain, PSSI Kubar tetap berkomitmen memberdayakan pemain asli Kutai Barat sebagai kekuatan utama tim. Pengurus juga menyusun program pembinaan secara menyeluruh, mulai dari pembentukan struktur kepelatihan, perekrutan pemain, hingga pembentukan tim yang solid sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Teddy berharap seluruh program yang telah disiapkan mampu membawa sepak bola Kutai Barat meraih hasil terbaik pada Porprov Kalimantan Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang.
“Besar harapan agar di Porprov 2026 ini Cabor sepa kbola bisa berprestasi lebih dan berkarakter, bukan sekadar sebagai team penggembira,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Bupati Frederick Edwin, dan KONI Kutai Barat yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya cabang sepak bola.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....