Fransiskus Rizki Rinaldo Resmi Pimpin Asosiasi Futsal Kutai Barat
- 24 Mei 2026 19:59 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Fransiskus Rizki Rinaldo resmi memimpin Asosiasi Futsal Indonesia Kabupaten Kutai Barat, periode 2026-2030 setelah dilantik di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Barong Tongkok, Sabtu 23 Mei 2026.
Pelantikan pengurus dilakukan Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Timur, Fuad Assegaf, dan dihadiri sejumlah tokoh olahraga daerah, di antaranya Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat Gamas Laden, Ketua KORMI Kutai Barat Hengki, serta Sekretaris PSSI Kutai Barat Suwanto.
Dalam sambutannya, Fuad Assegaf meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang terarah untuk menghadapi agenda terdekat, yakni Porprov Kaltim 2026.
“Harapannya setelah pelantikan ini teman-teman bisa menyusun program kerja yang mampu memaksimalkan hasil di Porprov 2026 di Paser,” kata Fuad.
Ia menjelaskan pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov sebelumnya, tim futsal putra Kutai Barat berhasil meraih medali perunggu. Karena itu, AFP Kaltim berharap prestasi tersebut dapat meningkat pada Porprov mendatang.
“Kalau bisa tentu targetnya meraih medali emas,” ujarnya.
Fuad menilai antusias masyarakat Kutai Barat terhadap olahraga futsal cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya turnamen yang rutin digelar dan selalu diikuti banyak tim.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal besar untuk membangun pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.
“Harapannya kegiatan pembinaan usia dini terus berjalan,” tambahnya.
Selain itu, Fuad juga mengungkapkan AFP Kalimantan Timur akan menggelar kongres provinsi pada 12 Juni mendatang guna membahas program kerja, termasuk Liga Nusantara dan persiapan Porprov.
Sementara itu, Ketua AFKAB Kutai Barat, Fransiskus Rizki Rinaldo, mengaku optimistis mampu membawa futsal Kutai Barat berkembang lebih baik di bawah kepengurusan baru.
Kepengurusan baru itu langsung ditarget meningkatkan prestasi futsal Kutai Barat pada ajang Porprov Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.
Menurutnya, proses kongres hingga pelantikan berjalan lancar karena mendapat dukungan dari klub-klub futsal serta pengurus sebelumnya.
“Sebagian besar klub mendukung kepengurusan yang baru. Jadi tidak ada kendala berarti dalam proses kongres maupun pelantikan,” ujar Rizki.
Ia mengatakan minat masyarakat terhadap futsal di Kutai Barat sangat besar. Setiap turnamen yang digelar selalu mendapat antusias tinggi dari peserta maupun penonton.
“Minat futsal di Kutai Barat sangat tinggi. Tantangannya sekarang bagaimana mempertahankan dan meningkatkan perkembangan itu,” katanya.
Ke depan, AFKAB Kutai Barat akan fokus memperbanyak kompetisi mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga kategori umum. Selain kompetisi, peningkatan kualitas wasit dan pelatih juga menjadi perhatian utama.
“Kami ingin perkembangan futsal berjalan seimbang, bukan hanya turnamen tetapi juga kualitas SDM,” katanya.
Rizki juga menyinggung capaian futsal Kutai Barat pada BK Porprov Kaltim 2025. Tim futsal putra berhasil meraih medali perunggu, sedangkan tim putri sukses lolos ke Porprov.
“Harapan kami di Porprov nanti bisa meraih hasil yang lebih baik dari sekadar perunggu,” ucapnya.
Ia optimistis futsal putri Kutai Barat memiliki potensi besar untuk berkembang jika pembinaan dilakukan lebih maksimal. Bahkan beberapa pemain asal Kutai Barat saat ini sudah memperkuat daerah lain di tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Dalam kepemimpinannya, Rizki membawa visi menjadikan AFKAB Kutai Barat sebagai organisasi yang solid, profesional, dan berprestasi dalam mencetak atlet-atlet muda berbakat.
“Kami ingin AFKAB Kutai Barat menjadi wadah yang mampu mempersatukan organisasi secara solid dan profesional, serta melahirkan atlet-atlet muda yang disiplin dan berprestasi,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....