Pemkab Kutai Barat Percepat Realisasi Investasi
- 17 Sep 2026 07:46 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, berkomitmen mempercepat realisasi investasi dengan memperkuat kesiapan tata ruang, lahan, dan data proyek investasi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Erik Victory, setelah menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Investasi (RIRU) se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Rabu 16 September 2026.
Erik mengatakan Pemkab Kutai Barat akan menindaklanjuti hasil pertemuan melalui sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan kesiapan daerah dalam menarik investasi.
“Sebagai tindak lanjut konkret dari High Level Meeting RIRU ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan bergerak cepat dalam empat aspek krusial,” ucap Erik.
Langkah pertama adalah mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pengembangan investasi. Selanjutnya, pemerintah daerah akan memprioritaskan penetapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), terutama di wilayah yang memiliki potensi pengembangan investasi.
Langkah berikutnya berupa penyempurnaan dan validasi data proyek investasi yang akan ditawarkan kepada investor. Menurut Erik, kesiapan data penting agar potensi investasi Kutai Barat dapat disajikan melalui informasi yang jelas, terukur, serta didukung kepastian tata ruang dan lahan.
Erik menegaskan, upaya menarik investasi tidak semata-mata berorientasi pada besarnya nilai investasi yang masuk. Pemerintah daerah menginginkan investasi yang mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, melalui komitmen sinergis antara pemerintah daerah, provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan, rencana investasi yang kami tawarkan dapat benar-benar menarik minat investor,” katanya.
Ia menambahkan, investasi di Kutai Barat diharapkan tidak sekadar menjadi target angka, tetapi menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi riil, membuka lapangan kerja bagi masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemerintah daerah mengambil peran aktif dalam memfasilitasi investasi. Menurutnya, calon investor tidak hanya mempertimbangkan insentif, tetapi juga membutuhkan kepastian hukum, kesiapan lahan, dan dukungan infrastruktur dasar.
Seno Aji juga mengingatkan, keberhasilan investasi perlu dilihat dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.
Bagi Pemkab Kutai Barat, hasil pertemuan tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat kesiapan daerah sebelum menawarkan potensi investasi kepada calon investor. Perbaikan tata ruang, kepastian lahan, dan penyempurnaan data proyek akan menjadi bagian dari upaya mendorong investasi yang membuka kesempatan kerja dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....