Warga Simpang Raya Keluhkan Kualitas Air PDAM

  • 28 Agt 2026 15:13 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Warga RT 002 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mengeluhkan kualitas air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Sendawar, yang diterima selama musim kemarau.

Keluhan tersebut disampaikan Antonius Setok, warga setempat yang telah menggunakan layanan PDAM sejak 2011. Ia mengatakan kondisi air yang diterima di rumahnya berubah selama kemarau dengan kualitas yang dinilai semakin buruk.

Menurut Antonius, air yang mengalir ke rumah warga terlihat keruh dan tidak seperti kondisi air yang layak digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Kondisi tersebut telah berlangsung selama lebih dari dua minggu dan bertepatan dengan kemarau yang terjadi di wilayah tersebut.

“Itu kualitas airnya sangat jelek. Tidak ada bau kaporit. Pokoknya tidak layak,” kata Antonius, Jumat 28 Agustus 2026.

Ia mengatakan kondisi air tersebut membuat warga mempertanyakan kualitas pelayanan Perumdam Tirta Sendawar, khususnya dalam menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.

“Airnya keruh,” ujar Antonius.

Ia berharap pihak Perumdam Tirta Sendawar, memberikan perhatian terhadap kualitas air yang diterima masyarakat. Menurutnya, kualitas air merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan warga.

Antonius juga meminta adanya perbaikan terhadap pelayanan, terutama untuk memastikan air yang diterima pelanggan, memiliki kualitas yang layak digunakan.

“Tolong itu, orang yang mau betul-betul mau bekerja. Mempertahankan kualitas air yang layak dikonsumsi bagi kami pelanggan,” ucapnya.

Antonius mengatakan kondisi tersebut bukan hanya dirasakan dalam waktu singkat. Menurutnya, persoalan kualitas air kembali dirasakan ketika memasuki musim kemarau.

“Bukan cuma tiap kemarau. Memang perhatian PDAM ini sangat kurang,” katanya.

Ia berharap keluhan masyarakat tersebut dapat menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti, sehingga kualitas layanan air bersih yang diterima warga dapat lebih baik dan tidak menimbulkan dampak kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....