Tingginya Harga Gula dan Minyak Goreng Tekan Pedagang di Mahulu
- 31 Jul 2026 08:16 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Mahakam Ulu masih dirasakan cukup tinggi oleh para pedagang. Kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas gula dan minyak goreng, sementara harga bahan bakar relatif stabil meski distribusinya masih dipengaruhi kondisi sungai.
Pemilik warung, Ediansyah, mengatakan gula, kopi, telur, dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak dicari masyarakat. Namun, harga gula dan minyak goreng mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
"Saat ini harga sembako cukup mencekik. Harga gula sudah mencapai sekitar Rp24 ribu per kilogram, sementara minyak goreng dua liter sekitar Rp50 ribu. Untuk bahan bakar masih relatif stabil meski distribusinya terkendala pasang surut air," ujar Ediansyah, Kamis 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kenaikan harga dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya kondisi pasang surut Sungai Mahakam yang menghambat distribusi barang serta perubahan harga di pasar global.
Menurutnya, pasokan sembako juga belum sepenuhnya lancar. Saat kondisi air surut, kapal pengangkut barang tidak dapat beroperasi sehingga distribusi harus dialihkan melalui jalur darat yang membutuhkan biaya transportasi lebih besar.
Selain itu, kendala kondisi jalan dan ketersediaan bahan bakar turut memengaruhi biaya pengiriman barang. Dampaknya, harga jual sembako ikut mengalami penyesuaian di tingkat pedagang.
Meski demikian, Ediansyah menilai daya beli masyarakat masih relatif normal. Ia berharap akses transportasi darat dapat terus ditingkatkan dan distribusi barang kembali lancar agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....