Usai Vakum Empat Tahun, Penerbangan Samarinda–Melak Kembali Dibuka Mulai 17 Juni

  • 09 Jun 2026 05:58 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Rute penerbangan Samarinda–Melak akhirnya kembali dibuka mulai 17 Juni 2026, setelah vakum selama hampir empat tahun. Kepastian ini diungkapkan manajemen Lion Group dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat di Kantor Dinas Perhubungan Kubar, Senin 8 Juni 2026.

Kehadiran kembali layanan udara ini menjadi angin segar bagi masyarakat kabupaten Kutai Barat yang selama ini mengandalkan perjalanan darat dan sungai dengan waktu tempuh panjang.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Wings Air memastikan rute Samarinda–Melak akan dilayani tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 melalui Bandara Melalan Sendawar.

Station Manager Wings Air GHS Melak, Andi Muh Dhevara Saputra, mengatakan pembukaan rute tersebut didasarkan pada tingginya potensi mobilitas masyarakat dan kebutuhan perjalanan bisnis maupun pemerintahan.

“Rute Samarinda–Melak memiliki potensi besar dari perjalanan bisnis, pemerintahan, sektor tambang dan perkebunan, serta kebutuhan masyarakat yang ingin transportasi lebih cepat dibanding jalur darat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal Wings Air masih melakukan uji coba penerbangan tiga kali seminggu. Namun, frekuensi penerbangan berpeluang ditambah apabila jumlah penumpang terus meningkat.

“Kalau penumpangnya meningkat dan berkelanjutan, bisa saja nanti menjadi penerbangan setiap hari seperti rute Balikpapan,” katanya.

Andi menyebut waktu tempuh penerbangan Samarinda–Melak diperkirakan hanya sekitar 45 menit. Pesawat ATR 72 memiliki kapasitas 72 kursi, namun khusus penerbangan dari Melak ke Samarinda jumlah penumpang dibatasi sekitar 65 orang karena keterbatasan panjang runway Bandara Melalan.

Jajaran Lion Group Wing Air foto bersama Kepala Dinas Perhubungan Kubar usai prtemuan mengenai rute baru Wing Air Samarinda-Melak di kantor Dishub Kubar, Senin 8 Juni 2026. Foto: RRI Sendawar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy, menilai pembukaan kembali rute tersebut akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemudahan pelayanan masyarakat.

“Ini tentu membantu masyarakat yang memiliki urusan ke Samarinda, baik perizinan maupun bisnis, karena lebih cepat dan efisien dari sisi waktu,” ucapnya.

Menurut Rita, Pemkab Kubar juga berhasil melakukan negosiasi dengan Wings Air tanpa skema deposit atau subsidi blok kursi seperti sebelumnya. Karena itu, pemerintah daerah kini fokus membantu sosialisasi agar masyarakat memanfaatkan rute baru tersebut.

Ia berharap kehadiran penerbangan langsung Samarinda–Melak mampu membuka peluang investasi baru di Kutai Barat, terutama di tengah perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Selama ini orang ke Kutai Barat harus lewat Balikpapan dulu. Sekarang sudah bisa langsung dari Samarinda, tentu ini mempermudah akses dan investasi,” katanya mengakhiri.

Adapun jadwal penerbangan akan dibuka pada hari Senin, Rabu dan Jumat dengan harga tiket antara Rp800 ribu hingga Rp1,1 juta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....