Dispora Kaltim Ingatkan KONI Kini Hadapi Tantangan Efisiensi Anggaran

  • 05 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, mengingatkan bahwa kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur akan menghadapi berbagai tantangan besar pada masa mendatang. Salah satu tantangan utama yang dihadapi yakni kondisi efisiensi anggaran yang berpotensi memengaruhi program pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi.

Menurut Rasman, situasi tersebut menuntut organisasi olahraga untuk lebih cermat dalam menyusun program kerja dan mengelola sumber daya yang tersedia. Kepengurusan yang akan dibentuk harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan tanpa mengurangi target prestasi atlet Kalimantan Timur.

“KONI ke depan akan menghadapi tantangan yang tidak ringan di tengah efisiensi anggaran. Karena itu, kepengurusan harus diisi oleh orang-orang yang benar-benar memahami seluk-beluk keolahragaan dan prestasi,” kata Rasman Rading, Jumat 5 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa pengurus KONI yang akan mengisi struktur organisasi ke depan harus berasal dari kalangan yang memahami dunia olahraga secara menyeluruh. Pemahaman tersebut tidak hanya terkait aspek teknis pembinaan atlet, tetapi juga tata kelola organisasi dan administrasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian prestasi.

Selain kompetensi teknis, Rasman menilai kemampuan administrasi dan birokrasi organisasi juga menjadi faktor penting dalam menjalankan roda organisasi. Pengurus yang memiliki pengalaman dan kemampuan manajerial dinilai akan lebih mampu mengoptimalkan berbagai peluang yang tersedia untuk mendukung pembinaan olahraga.

“Pengurus harus memiliki kemampuan teknis, memahami administrasi birokrasi organisasi, serta mempunyai rekam jejak yang baik dalam pengembangan olahraga. Hal itu menjadi modal penting untuk membawa KONI semakin kuat dan berprestasi,” ujarnya.

Rasman berharap kepengurusan KONI Kalimantan Timur yang baru dapat terbentuk secara profesional dan berdasarkan kompetensi. Dengan dukungan sumber daya manusia yang tepat, organisasi tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembinaan atlet serta mempertahankan posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah berprestasi di bidang olahraga nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....