Usaha Ternak Babi Jadi Penopang Ekonomi Warga Kampung Empakuq
- 15 Mei 2026 20:26 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Usaha peternakan babi di Kampung Empakuq Kecamatan Melak Kabuapten Kutai Barat (Kubar) menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat. Salah satunya dijalankan Paulina Hangin, yang telah menekuni usaha ternak babi selama 10 tahun terakhir.
Hangin mengatakan, usaha ternak babi yang dijalaninya bermula dari usaha mandiri dengan membeli anak babi untuk kemudian dijadikan indukan. Sekarang ia telah memiliki sembilan ekor babi kampung.
Ia mengaku tantangan terbesar sebagai peternak babi di Kampung Empakuq yakni mencari pakan ternak. Menurutnya, sebagian makanan ternak harus dicari di hutan, sementara sebagian lainnya harus dibeli seperti ampas tempe dan tahu.
“Tantangannya makanan harus cari di hutan dan juga beli ampas tempe sama tahu,” ujar Paulina Kepada RRI, Jumat 15 Mei 2026.
Meski demikian, Paulina menyebut usaha ternak babi cukup membantu perekonomian keluarga. Hasil ternak dapat dijual dan dinikmati untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Harga anak babi yang sudah bisa makan berkisar Rp1 juta per ekor. Sedangkan babi dewasa dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram.
Ia menjelaskan, pemasaran ternak babi masih dilakukan di wilayah kampung setempat. Selama 10 tahun beternak, dirinya juga mengaku pernah mengalami jatuh bangun usaha akibat penyakit yang menyerang ternak hingga menyebabkan anak babi mati.
“Usaha babi ini pokok bantu saya. Kedepan saya berencana mau tambah babi lagi. Harapannya bisa dibantu pemerintah untuk makanannya,” ucap Hangin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....