Bupati Kubar Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Triwulan I 2026

  • 30 Mar 2026 10:21 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menyoroti rendahnya realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang baru mencapai 9,48 persen hingga akhir Maret 2026. Capaian tersebut masih jauh dari target Triwulan I yang seharusnya berada pada kisaran 15 hingga 20 persen.

Bupati menyebut terjadi deviasi sekitar minus 11 persen. Ia menilai kondisi ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia meminta OPD segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat realisasi anggaran agar pelaksanaan program pembangunan tidak terhambat.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Percepatan harus segera dilakukan agar pelaksanaan program berjalan efektif,” kata Edwin dalam rapat koordinasi dan pengarahan pimpinan di lingkungan Pemkab Kutai Barat, Senin 30 Maret 2026.

Bupati menargetkan realisasi anggaran hingga akhir tahun 2026 dapat mencapai 97,5 persen. Ia juga menetapkan target minimal setiap perangkat daerah berada pada kisaran 96 hingga 99 persen.

Selain serapan anggaran, bupati Edwin juga menyoroti capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Kutai Barat yang masih tertinggal dibandingkan kabupaten dan kota lain. Menurutnya, hal ini menunjukkan pengelolaan anggaran daerah masih perlu ditingkatkan secara maksimal.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi, kedisiplinan, dan pengendalian program di setiap perangkat daerah. Ia juga meminta pimpinan OPD lebih aktif memantau pelaksanaan kegiatan di unit kerja masing-masing.

Bupati berharap, seluruh jajaran pemerintah daerah dapat menyamakan langkah dan mempercepat kinerja agar target pembangunan tahun 2026 dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....