Lingkungan Pesantren dan Pura Rasakan Kondisi Aman Selama Nyepi dan Lebaran

  • 25 Mar 2026 14:29 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Lingkungan rumah ibadah, baik pondok pesantren maupun pura di Kabupaten Kutai Barat, merasakan kondisi aman dan kondusif selama rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Tokoh agama Hindu, Mangku Sumidi, menyebut perayaan Nyepi dan Idulfitri yang berlangsung berdekatan tahun ini menjadi cerminan nyata toleransi antarumat beragama di Kutai Barat.

Menurutnya, umat Hindu dan Muslim dapat menjalankan ibadah masing-masing dengan penuh khidmat, tanpa gangguan, serta saling menghormati satu sama lain.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh umat Hindu dan umat Muslim yang telah melaksanakan perayaan hari raya dengan penuh kebersamaan sebagai wujud toleransi antaragama,” ujarnya di Sendawar, Rabu 25 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung.

Sementara itu, Sidikun Amri, pengasuh putra di Pondok Pesantren Asallam Arya Kemuning, mengungkapkan rasa syukur atas situasi keamanan di lingkungan pesantren yang tetap terjaga sejak awal Ramadan hingga pelaksanaan Salat Idulfitri.

Ia memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, tenang, dan tanpa adanya gangguan dari pihak mana pun.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kepolisian Republik Indonesia, yang telah memberikan pengamanan sehingga kegiatan Ramadan hingga Salat Idulfitri berjalan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Tokoh agama Hindu, Mangku Sumidi (kiri) dan Sidikun Amri, pengasuh putra di Pondok Pesantren Asallam Arya Kemuning (kanan) memberi pernyataan terkait kondisi aman selama perayaan Nyepi dan Idulfitri 2026 di Kutai Barat. Foto: RRI Sendawar.

Sidikun menambahkan, kehadiran aparat keamanan memberikan rasa tenang bagi para santri dan pengurus pesantren dalam menjalankan ibadah.

Dengan situasi yang aman dan penuh toleransi ini, para tokoh agama berharap semangat kebersamaan antarumat beragama di Kutai Barat dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....