Sampah Menumpuk di Pasar Jaras Kubar, Pengelola Sebut Bukan dari Pedagang
- 07 Mar 2026 07:16 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Tumpukan sampah terlihat di kawasan Pasar Jaras, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kondisi ini dikeluhkan karena sampah terus menumpuk di salah satu titik dalam area pasar dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Pengelola Pasar Jaras, Dhalan, menjelaskan tumpukan sampah tersebut bukan berasal dari aktivitas pedagang pasar. Menurutnya, sebagian besar merupakan sampah rumah tangga yang sengaja dibuang oleh masyarakat di lokasi tersebut.
“Itu aslinya bukan sampah pasar, tapi sampah Masyarakat yang sengaja mereka buang ke sini (pasar). Kita sudah tegur, tapi mamanya begitu, kami juga tidak bisa awasi 24 jam, ada aja Masyarakat yang datang buang legi ke situ,” ujar Dhalan, Sabtu 7 Maret 2026.
Ia mengatakan pengelolaan sampah di area Pasar Jaras tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kubar. Pihaknya hanya bisa berkoordinasi dan melaporkan kondisi yang terjadi di lapangan.

Meski demikian, ia mengaku sudah beberapa kali berupaya menertibkan lokasi tersebut bahkan warga pasar ikut melakukan pembersihan bersama petugas DLH. Namun, tidak lama setelah dibersihkan, sampah kembali menumpuk karena masih ada warga yang membuang sampah di lokasi tersebut.
“Kondisi ini sudah lama, itu juga pernah diberi peringatan lewat spanduk, sudah di kasih garis polisi, hanya berapa hari saja ada lagi warga yang buang ke situ. Dia buang Tengah malam, subuh ke situ,” ujarnya.
Dhalan juga menegaskan para pedagang pasar memiliki sistem pengelolaan sampah sendiri yang terpisah dari lokasi tumpukan sampah tersebut. Pedagang telah disediakan tempat sampah di area pasar dan pengelola pasar juga menyiapkan petugas kebersihan khusus yang bertugas mengumpulkan serta mengangkut sampah dari lapak-lapak pedagang.
“Ada petugas kebersihan dan pengangkutannya sendiri dan itu di kelola melalui iuran untuk mengaji mereka petugas kebersihannya ini,” ucapnya.
Menurutnya, sistem tersebut sudah berjalan sejak Pasar Jaras mulai beroperasi sehingga sampah pedagang sebenarnya sudah tertangani secara mandiri oleh pengelola pasar.
Dahlan berharap masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar area pasar agar kondisi lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....