Polres Kubar Utamakan Hunting System Humanis Dalam Operasi Keselamatan

  • 05 Feb 2026 07:03 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Barat (Kubar) memastikan tidak menerapkan razia stasioner, melainkan mengedepankan pola hunting system yang bersifat humanis dan edukatif di lapangan, dalam Operasi Keselamatan Mahakam 2026.

Kasat Lantas Polres Kubar, AKP Muhammad Syafi’i, mengatakan petugas tidak melakukan pemeriksaan di satu titik secara menetap, melainkan bergerak secara dinamis menyesuaikan situasi lalu lintas di wilayah Kubar.

“Kalau razia stasioner, tidak ada. Kami menggunakan hunting system, dalam artian apabila menemukan kendaraan atau pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, akan kami berikan imbauan atau sosialisasi terlebih dahulu,” kata AKP Muhammad Syafi’i, Selasa 4 Februari 2026.

Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih agar masyarakat tidak merasa tertekan, sekaligus memahami bahwa kehadiran polisi di jalan raya bertujuan menjaga keselamatan, bukan semata-mata untuk melakukan penindakan.

Baca juga: Operasi Keselamatan Mahakam, Polres Kubar Utamakan Edukasi

AKP Syafi’i menegaskan, tindakan penegakan hukum hanya dilakukan apabila ditemukan pelanggaran yang masuk kategori berat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kecuali pelanggarannya memang sudah berat sampai membahayakan keselamatan, atau dilakukan secara berulang baru kita lakukan penilangan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan penindakan, Satlantas Polres Kubar menerapkan dua mekanisme penilangan, yakni tilang manual dan tilang elektronik, yang dilakukan secara terukur dan profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tilang yang kita lakukan ada dua, pertama tilang manual dan yang berikutnya ETLE Handheld atau menggunakan handphone,” ucap AKP Syafi’i.

Ia menambahkan, penerapan ETLE Handheld menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan kepolisian agar proses penindakan lebih transparan, akuntabel, serta meminimalkan interaksi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Dengan penerapan pola hunting system yang mengedepankan imbauan dan edukasi secara persuasif, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....