Limbah B3 PDAM Dinilai Ancam Peluang Adipura Kutai Barat

  • 31 Jan 2026 16:23 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ali Sadikin, mengingatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar agar lebih serius dalam pengelolaan limbah operasional, khususnya limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Ali Sadikin menilai, pengelolaan limbah yang tidak sesuai ketentuan berpotensi mencoreng citra daerah sekaligus menggagalkan upaya Kutai Barat meraih penghargaan Adipura.

Menurutnya, seluruh jenis limbah operasional, baik bahan kimia, sisa pembakaran, maupun material berbahaya lainnya, tidak boleh ditangani secara sembarangan, apalagi dibakar di lingkungan perkantoran.

“Apapun bahannya, baik bahan kimia maupun sisa pembakaran, itu tidak boleh dilakukan. Kalau ditemukan, dampaknya sangat besar,” ujar Ali Sadikin, Jumat 30 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) baru-baru ini telah melakukan kunjungan ke Kubar, dalam rangka penilaian Adipura, dengan fokus pada kebersihan dan pengelolaan lingkungan di kawasan perkantoran.

Ali mengaku khawatir jika dalam proses penilaian tersebut ditemukan praktik pembakaran atau sisa limbah di area perkantoran, termasuk di lingkungan PDAM.

“Kalau ditemukan sisa pembakaran di perkantoran, nilai kita bisa nol. Itu artinya Kutai Barat bisa mendapat penilaian terburuk,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan limbah tidak bisa dipandang sebagai urusan teknis semata, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.

“PDAM ini bagian dari pemerintah daerah. Kalau pengelolaannya tidak baik, yang terdampak bukan hanya perusahaannya, tapi nama daerah,” ucap Ali.

Ia berharap manajemen PDAM Tirta Sendawar menjadikan peringatan tersebut sebagai evaluasi serius, terutama dalam mendukung target Kutai Barat menciptakan lingkungan perkantoran yang bersih dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....