Jalan Alternatif Kubar-Kukar Pangkas Jarak 100 Kilometer
- 31 Jan 2026 06:46 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Pembangunan jalan alternatif penghubung Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar) dari Melak menuju Kota Bangun atau sebaliknya, diproyeksikan mampu memangkas jarak tempuh menuju Samarinda hingga sekitar 100 kilometer dibandingkan jalur jalan nasional yang selama ini digunakan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kubar, Adrianus, menyebut saat ini jarak tempuh melalui jalan nasional mencapai sekitar 247 kilometer, dengan kondisi jalan yang sebagian rusak parah.
“Kalau akses alternatif ini tersambung, jaraknya hanya sekitar 146 kilometer. Artinya bisa memangkas jarak hampir 100 kilometer dari jalur nasional,” kata Adrianus, Jumat 30 Januari 2026.
Selain mempersingkat jarak, keberadaan jalan alternatif ini juga diyakini akan memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Adrianus menjelaskan, selama ini banyak warga Kubar terpaksa menggunakan jalan milik perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk menuju Samarinda karena dianggap lebih cepat dan kondisi jalannya lebih baik.
“Masyarakat sekarang banyak lewat jalan HTI, karena lebih cepat dan tidak harus berjibaku dengan kondisi jalan nasional yang rusak parah,” ujarnya.
Namun ke depan, jalan alternatif yang direncanakan tidak sepenuhnya menggunakan jalur perusahaan. Ada sejumlah titik baru yang akan dibuka, sehingga diperlukan kajian studi kelayakan lanjutan.
“Tidak sepanjang jalur HTI yang dipakai sekarang. Ada beberapa titik baru yang harus dibuka, itu sebabnya dilakukan studi kelayakan dan jaraknya pun akan lebih dekat,” ucap Adrianus.
Politisi Demokrat itu menyebutkan, secara total, panjang jalan alternatif yang akan dibangun mencapai 146,48 kilometer. Rinciannya, sepanjang 104,24 kilometer berada di wilayah Kutai Kartanegara dan 42,40 kilometer di wilayah Kutai Barat.
Dari total panjang tersebut, sekitar 15,73 kilometer merupakan ruas jalan baru yang akan dibuka. Adrianus berharap proyek ini menjadi solusi jangka panjang bagi konektivitas Kubar menuju Ibu Kota Provinsi Kaltim di Samarinda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....