Harga Elpiji 12 Kilogram Melonjak di Long Apari
- 27 Jan 2026 16:20 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu – Harga gas elpiji ukuran 12 kilogram di wilayah Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, dilaporkan mengalami lonjakan signifikan. Saat ini, harga elpiji tersebut mencapai Rp850 ribu per tabung di tingkat masyarakat.
Kenaikan harga ini menjadi beban tambahan bagi warga, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor distribusi dan pasokan.
Camat Long Apari, Petrus Ngo, menyampaikan bahwa keterbatasan pasokan menjadi penyebab utama melonjaknya harga elpiji. Selain itu, tingginya biaya distribusi ke wilayah perbatasan turut memperparah kondisi.
“Kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya pasokan serta tingginya biaya distribusi ke wilayah perbatasan, hambatan distribusi semakin terasa selama musim kemarau,” ujar Petrus Ngo, Selasa, 27 Januari 2026.
Menurut Petrus, mobilitas barang ke Long Apari sangat bergantung pada jalur sungai. Ketika debit air menurun, proses pengangkutan elpiji menjadi tidak maksimal.
“Musim kemarau menyebabkan mobilitas barang terhambat sehingga pasokan elpiji menjadi sangat terbatas. Situasi ini berdampak langsung pada stabilitas harga di masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi atas tingginya harga elpiji. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Masyarakat diimbau menggunakan gas elpiji secara bijak di tengah keterbatasan pasokan. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk menekan harga dan menjamin distribusi yang lebih lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....