Trafik Klaim Tinggi Awal Tahun, Pencairan JHT Butuh Waktu

  • 26 Jan 2026 21:14 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kutai Barat (Kubar) mencatat tingginya trafik pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) pada awal tahun 2026.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah peserta yang mengakses layanan, baik secara daring maupun langsung di kantor, sehingga antrean pelayanan pun menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari biasa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kubar, Fajar Mahda Akhmad, mengatakan lonjakan klaim JHT di awal tahun merupakan fenomena yang kerap terjadi. Kondisi itu seiring dengan banyaknya tenaga kerja yang telah berhenti bekerja dan mengajukan pencairan hak JHT mereka.

Ia menjelaskan, meskipun BPJS Ketenagakerjaan menyediakan berbagai skema layanan klaim, sebagian peserta masih memilih datang langsung ke kantor.

“Memang untuk poin atau cara yang terakhir, peserta bisa datang secara langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan,” kata Fajar, Senin 26 Januari 2026.

Namun demikian, Fajar mengaku, tingginya jumlah klaim di awal tahun menyebabkan antrean pelayanan menjadi cukup panjang.

“Karena memang di awal tahun 2026 ini trafik teman-teman tenaga kerja yang mengajukan klaim saldo JHT sedang tinggi, sehingga antrean cukup banyak dan memakan waktu,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi alasan BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong pemanfaatan layanan digital agar proses klaim dapat berjalan lebih efisien. Layanan daring dinilai mampu mengurangi kepadatan antrean sekaligus memberikan kemudahan bagi peserta tanpa harus datang langsung ke kantor.

Di sisi lain, tambah Fajar, BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang transparan dan bebas biaya. Ia menekankan, seluruh proses klaim dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pungutan tambahan.

“Perlu kami sampaikan kepada teman-teman tenaga kerja, untuk klaim JHT maupun manfaat lainnya tidak dipungut biaya administrasi, tidak ada biaya jasa, dan tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun,” katanya.

Fajar berharap, peserta dapat lebih bijak dalam memilih skema layanan klaim, khususnya dengan memanfaatkan fasilitas digital yang telah disediakan.

Dengan demikian, proses klaim di tengah tingginya trafik awal tahun dapat tetap berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....