Pembangunan Jalan Kubar-Mahulu Dapat Dana dari Pemprov Kaltim

  • 18 Jan 2025 12:37 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel, mengatakan bahwa pembangunan jalan dari Tering, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menuju Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu.

Namun karena ruas jalan cukup panjang dan anggaran yang belum maksimal, membuat pengerjaannya dilaksanakan bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan Pemerintah.

Menurut Ekti, Pemerintah melalui APBD Provinsi Kaltim, kembali menggelontorkan anggaran sekitar Rp 120 miliar untuk jalan Kubar-Mahulu tahun 2025 ini.

"Itu untuk pengerjaaan jalan Kubar-Mahulu, segmen Tering-Ujoh Bilang 1 dan Tering-Ujoh Bilang 2, serta beberapa Jembatan Baylei," kata Ekti Imanuel, kepada RRI Sendawar, Sabtu (18/1/2025).

Tegas Ekti, sebagai Wakil Rakyat, dirinya akan terus memperjuangkan untuk peningkatan anggaran pembangunan jalan Kubar-Mahulu, termasuk tahun 2026 mendatang.

"Saya juga sudah berkoordinasi dengan pak Gubernur yang terpilih, bahwa target beliau, mungkin sekitar tahun 2027 sampai 2028, segmen Tering-Ujoh Bilang sudah selesai," ungkapnya.

Disisi lain, Ekti Imanuel, juga berharap agar Pemerintah segera memperjelas status jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu, yang saat ini masih menjadi bagian dari kendala pembangunan jalan menuju wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut. Karena status jalan yang belum jelas membuat sulitnya pembagian kewenangan dan pendanaan dari berbagai sumber.

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, sebagai wakil rakyat, tentu terus berusaha memperjuangkan pembangunan jalan tersebut bersama anggota legislatif lainnya, baik di DPRD Provinsi maupun DPR RI, terutama yang dari daerah pemilihan Kubar-Mahulu dan Kalimantan Timur.

"Kenapa belum rampung, karena memang panjang, apalagi sampai Long Pahangai, Long Apari sana. Tapi ini berproses, APBN juga masuk dan terus akan kita komunikasikan di Pemerintah Daerah Mahulu, Provinsi dan teman-teman di DPR RI, untuk membantu terkait dengan anggarannya," pungkas Ekti Imanuel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....